Tertuduh Kasus Vendor Jaket, Zamzam Menolak Tunjuk Bukti

Tertuduh Kasus Vendor Jaket, Zamzam Menolak Tunjuk Bukti

Setelah kasus usai dan pelapor telah mencabut tuntutannya lantaran proses mediasi berhasil dilakukan, terduga pelaku kasus vendor jaket BEM Unair mengunggah video klarifikasi melalui instagram pribadinya @zamzamsyahara pada Minggu (18/7).

Melalui telewicara pribadi LPM Mercusuar dengan Zamzam pada Senin (19/7), Zamzam menyampaikan jika dirinya sebagai tertuduh dan tidak seharusnya ditunjuk untuk menyampaikan bukti bersalah. Bahkan, dirinya berkelit ketika dituduh terlibat ikut menggelapkan dana vendor jaket tersebut oleh beberapa pihak.

“Jika memang ada kontrak kerja sama atau menawarkan vendor saya berharap pihak yang menuduh saya itu menunjukkan apakah benar saya melakukan, kalau katanya-katanya itu kan asumsi,” ujarnya.

Ditanya terkait bukti apa yang bisa ditunjukkan Zamzam dalam menanggapi berbagai macam tuduhan yang dilontarkan padanya, ia tetap kekeh menolak.

“Saya bukan pejabat publik dan tidak punya tanggung jawab dalam membuktikan secara hukum, jadi yang berhak untuk menunjukkan bukti itu ya dari BEM Unair, karena mereka pejabat publik sedangkan saya bukan,” paparnya.

Lebih lanjut, melansir dari video klarifikasi, ia menyampaikan sempat diberikan dukungan secara langsung oleh Dirmawa Unair terkait proses klarifikasi. Hal senada disampaikannya kembali ketika dihubungi melalui sambungan telepon.

“Saya menghubungi pak Hadi karena pihak-pihak itu sudah mencoreng keluarga saya, dan pak Hadi mengatakan untuk diajukan saja. Pak Hadi juga sempat menghubungi saya, jika saya mau melakukan klarifikasi ya silahkan,” tutur Zamzam.

“Penyampaiannya sudah jauh sekali, sejak panas-panasnya. Kebetulan saya menghubungi pak Hadi itu lewat telponnya temenku yang lain,” tambahnya.

Terkait dengan beberapa akun yang menuduh namanya melalui kolom komentar pada unggahan LPM Mercusuar ia mengaku paham dengan arah tuduhan-tuduhan tersebut.

“Misalnya ada kasus di Smasa, prom night. Itu sudah terjadi 2 tahun lalu dan saya sudah duduk bersama menyatakan pernyataan tertulis membatalkan acara karena alasan Covid,” tutur Zamzam.

Ia mengatakan segala sesuatu yang menuduh dan menyebut dirinya terlibat dapat disampaikan secara hukum dengan melampirkan bukti-bukti yang bisa dipertanggungjawabkan.


Penulis: Risma D.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *