/Konser Musik AYIFEST 2022 Dibatalkan Mendadak, #KorbanAyifest Ungkap Kekecewaan
Sumber Foto : Tangkapan Layar instagram @ayifest

Konser Musik AYIFEST 2022 Dibatalkan Mendadak, #KorbanAyifest Ungkap Kekecewaan

Pembatalan mendadak konser musik Airlangga Youth Investment Festival (AYIFEST) 2022 yang diselenggarakan oleh Dirjen Kewirausahaan Kementerian Ekonomi Kreatif BEM Universitas Airlangga menuai berbagai kontroversi. Terhitung sejak hari-h Sabtu (15/10) berita seputar pembatalan konser musik tersebut mencuat di banyak lini media sosial. Berawal dari postingan akun Instagram @ayifest mengumumkan pembatalan penampilan salah satu Guest Star (GS) yakni Kangen Band dengan alasan memicu kerusuhan.

Menanggapi hal tersebut, manajemen Kangen Band meminta klarifikasi pihak AYIFEST melalui instastory dan komentar akun resmi Instagram @kangenbandreal pada salah satu postingan Instagram @bem_unair yang sudah terhubung dengan @ayifest.

“Kami dari pihak Kangen Band sangat menyayangkan atas pembatalan sepihak perform kami di Ayifest dengan alasan adanya dampak kerusuhan sedangkan acara tetap berlanjut. Tolong kepada penyelenggara untuk menghargai kami sebagai musisi, karena mengakibatkan kerugian ke semua pihak kami sabagai personil, crew, dan managemen. #norespectayifest #surabaya #infosurabaya”.

“Ditunggu untuk pihak penyelenggara @ayifest untuk membuat Surat Permohonan Maaf kepada managemen dan personil Kangen Band atas keputusan pembatalan sepihak performance Kangen Band di tgl 15 Okt 2022, ditunggu itikad baik nya. Terima kasih”.

Gagalnya konser musik AYIFEST 2022 yang seharusnya diselenggarakan pada Sabtu (15/10) di Exhibition Hall Grand City Surabaya dengan mendatangkan enam GS yakni Yura Yunita, Guyon Waton, Kangen Band, TBA, Juicy Luicy, dan David Bayu ex Naif Band, serta Yudha Keling sebagai speaker ramai diperbincangkan masyarakat khususnya di Jawa Timur. Melalui akun Twitter @airlanggafess pun banyak mahasiswa Universitas Airlangga sendiri yang mengungkapkan rasa kekecewaan hingga beredar berita simpang siur.

Tim LPM Mercusuar telah mengumpulkan beberapa informan sebagai #KorbanAyifest melalui wawancara eksklusif berdasarkan data yang telah dihimpun dan opini yang masuk di ngl.link/mercusuar.unair selama 24 jam. Kompleksitas permasalahan mulai dari pembelian tiket hingga tidak adanya rundown yang diinformasikan menjadi salah satu poin yang penting untuk diketahui.

Dwi Ratna (20), mahasiswi luar Unair sebagai salah satu pembeli tiket AYIFEST 2022 sangat menyayangkan gagalnya konser musik yang diselenggarakan.

“Ya mau gimana lagi ya sebal lah, beruntungnya saya beli tidak melalui Ayifest langsung (karena pasti bakal ruwet, maksimal nunggu pengembalian dana 45 hari). Saya juga tidak berminat membeli di Ayifest waktu awal-awal karena penyusunan harga mereka kalo dilihat-lihat kok gini.. semakin mendekati hari H, semakin murah (ditambah ada bonus semacam kuota internet, lipstick dan lain sebagainya), bahkan penjualan terakhir dari Ayifest itu lebih murah (165rb+produk bibir dari wardah) daripada harga presale 1 (180rb), kasian ya para pembeli awal-awal, udah lebih mahal, gadapet apa-apa, dicancel pula acaranya”, tuturnya.

Dirinya juga merasakan kejanggalan yang terjadi atas dibatalkannya konser musik AYIFEST 2022 secara mendadak dengan berita yang beredar karena alasan perizinan lokasi konser atau venue.

“Masih banyak yang sliweran sih mengenai penyebab cancelnya Ayifest ini, saya juga sebenarnya meragukan mengenai alasan mereka yakni “perizinan”, walaupun saya tidak berpengalaman mengenai hal ini, tapi mbok ya jangan hari H gitulo (3 dari 6 GS posisinya sudah di Surabaya padahal), awalnya saya mengira Kangen Band aja yang di cancel sepihak, yauda gapapa paling hanya pengurangan GS biar ngga terlalu padat atau malam acaranya, lah ternyata di cancel semuanya. Mengenai pemberian kabar cancel beberapa jam sebelum open gate juga parah sih, kalo pun karena perizinan yang dipersulit akibat kerusuhan sebelumnya, tapi kok tanggal 14 Nyanyian Rindu di DBL Arena aman, tanggal 16 Cruiser-5 PPNS juga aman. Hanya Tuhan dan panitia yang tahu, tetapi kok personil TBA komen di salah satu post bahwa minta diurus tiket pulang? berarti yhaa kurang dana ya Ayifest ini”, ungkap Dwi Ratna.

Sebuah instastory pada akun Instagram @el.eliesaulia sebagai salah satu penonton AYIFEST 2022 menampilkan kondisi venue di Exhibition Hall Grand City Surabaya sekitar pukul 10 siang pada Sabtu (15/10) yang sangat sepi dan tidak tampak ada panitia sama sekali. Akun tersebut juga mendapat informasi dari pihak satpam jika hari tersebut tidak ada acara apapun yang akan diselenggarakan.

Widyadhana (20), sebagai salah satu mahasiswi Unair yang membeli tiket konser musik ini juga mengungkapkan kekecewaannya pada panitia penyelenggara.

“Sejak chaosnya pembatalan Kangen Band di Ayifest, saya sudah merasa bahwa akan ada kejanggalan lainnya yang akan menyusul, karena kalau dilogika bukan hal remeh ketika guest star utama suatu konser dibatalkan mendadak saat mereka bisa jadi sudah siap berangkat ke kota tujuan. Saya rasa apapun alasan yang terjadi di dalam lingkup internal kepanitiaan Ayifest, berani mengundang guest star sebanyak itu dan target penonton yang sebanyak itu, sudah seharusnya kalian tahu tanggung jawab dan konsekuensi. Acara ini juga ada di bawah naungan kementerian besar di BEM Unair, setidaknya kalian berinisiatif untuk sedikit mempererat kekeluargaan dari kepanitiaan itu sendiri, mengingat acara kalian itu terbilang mewah dan besar”, ungkapnya.

Widyadhana mengakui jika dirinya sempat mendaftar volunteer AYIFEST 2022 namun justru tidak mendapat kejelasan hingga saat ini.

“Pernah mendaftar, belum ada pengumuman hasil oprec hingga saat ini. Saya lihat ada klarifikasi anonim di ngl.link Mercusuar Unair yang menyebutkan para pendaftar kurang teliti dan menyertakan sebuah link. Maaf kak sebelumnya, kalau memang ada pengumuman dan itu diumumkan dengan benar, logikanya juga gaakan ada yang sambat kalo gaada pengumuman kan?”, terangnya.

Berbeda dengan Dwi Ratna dan Widyadhana, salah satu mahasiswi Politeknik Ubaya inisial Z (20) menuturkan dirinya justru sempat terkena penipuan penjualan tiket bodong.

“Saya sudah dirugikan keuangan karena ditipu (meskipun karna kesalahan saya sendiri), tapi awalnya saya berfikir paling tidak saya akan mendapat gantinya dengan disuguhkan acara yang ditunggu-tunggu. Meskipun, 3 tiket yang saya beli di orang random (kolom instagram) sudah berkenan refund langsung uang saya karena memang orang ini jujur dan bertanggung jawab, namun 1 tiket lainnya yang saya beli di adek kelas SMA saya sampai sekarang belum mau refund jika dari pihak panitia belum melakukan refund ke para pembelinya. Sudah dirugikan uang, emosi saya juga diuji. Kalau belum siap jadi panitia tidak usah sok-sokan buat acara besar dengan 6 GS dan 1 pembicara yang keren. Intinya saya kapok dengan Ayifest, tahun berikutnya tidak perlu lagi buat acara ini karna takutnya lebih parah, saya juga tidak sungkan menyebarkan kemarahan saya mengenai acara ini ke orang luar.”, tuturnya.

Klarifikasi cancelled perform juga diungkapkan oleh TBA dan Guyon Waton sebagai Guest Star AYIFEST 2022. Melalui instastory dan komentar yang dilayangkan akun Instagram @teukuryz, @aldymldni, dan @guyonwatonofficial di salah satu postingan akun Instagram @bem_unair, mereka ungkap kekesalan dan kekecewaan pada panitia penyelenggara.

“Pelajaran buat semua panitia, tanggung jawab besar dengan banyak pihak itu bukan hanya butuh keberanian tapi juga butuh perencanaan dan perhitungan yang matang. Sekarang coba diurus tiket kami pulang ke Jakarta :)” . (@teukuryz)

“Kita udh dari kemaren bareng sama crew, band, dan yang lain di surabaya .. kita udh semangat banget untuk menghibur dan seru seruan bareng warga surabaya di hari ini .. tapi ternyata ga jadi :(sedih banget jujur”. (@aldymldni)

“Waduh ga jadi ya min:( padahal uda di Surabaya ini team guyonwaton.” (@guyonwatonofficial)

David Bayu ex personil Naif Band juga menerangkan cancelled perform melalui cuitan akun Twitter @davidbayu dan instastory salah satu personilnya @eriksonjayanto mendapat kabar tersebut h-1 jam. Dalam postingan tersebut terlihat David Bayu dan tim telah sampai di bandara dan memutuskan untuk pulang.

“Sedang check in dan loading barang hendak ke Surabaya lalu di hubungi panitia bahwa acaranya di cancel ya sudah pulang lg deh”.

Melalui instastory akun resmi Instagram @yurayunita, Yura Yunita sebagai salah Guest Star mengaku jika baru mendapat kabar pukul 5 subuh pada hari-h Sabtu (15/10) bahwa konser tersebut dibatalkan, namun dirinya tetap datang ke Surabaya pada hari yang sama. Malam harinya, melalui akun Instagram resmi @sodfestival, event konser musik Sounds of Downtown (SOD) mengadakan mini concert dadakan di Bento Kopi Merr dengan Yura Yunita sebagai guest star.

Salah satu #KorbanAyifest, inisial Z (20) ketika diwawancarai juga mengaku dirinya mendatangi acara dadakan tersebut walaupun sempat gagal diselenggarakan di Bento Kopi Merr dan menyayangkan kesiapan panitia penyelenggara AYIFEST 2022 dengan kesigapan panitia SOD Festival.

“Iya. Saya tahu karena mendapat info dari teman saya, bahwa ada Yura Yunita di Bento Kopi Merr event SOD yang mendadak dan terbatas. Dan beruntungnya saya dibookingkan teman saya yang sudah mengisi link. Awalnya diinfo open gate 19.00, tapi karna posisi saya masih di Sidoarjo, maka saya berharap acaranya molor. Dan ternyata benar, saya diinfo bahwa Yura di Bento Kopi Merr batal. Tapi panitia menegaskan “akan bertanggung jawab”. Setelah saya sudah sampai di rumah, saya dikabarkan teman saya untuk bersiap-siap karena acara akan dipindahkan di salah satu hotel daerah Darmo. Dengan hati yang penuh harapan saya berharap semoga kali ini tidak terPHP lagi. Dan ternyata benar. Acara dipindahkan di hotel tetapi dengan info bahwa acara ini secret concert. Acara ini gratis, namun kami sangat dilayani dengan diberi minum gratis dan tempat duduk. Persiapannya pun cepat, sungguh salut dengan para panitia dan vendor sound yang begitu cepat menyusun semuanya”, jelasnya. 

Penulis : Mutiara R. J.

Editor : Primanda Andi Akbar