/Helm Hilang Buat Prihatin, Kampus Komitmen Tingkatkan Keamanan
Ilustrasi : Dimas Septo Nugroho

Helm Hilang Buat Prihatin, Kampus Komitmen Tingkatkan Keamanan

Pada beberapa waktu yang lalu, lingkungan Kampus C Universitas Airlangga dihebohkan dengan aksi pencurian helm yang disinyalir telah beraksi cukup lama di kawasan area parkir Kampus C Universitas Airlangga. Aksi pencurian tersebut secara berpola menargetkan helm jenis full-face dengan berbagai merek, atas aksi pencurian tersebut tidak hanya pemilik helm yang menjadi korban merasa geram, melainkan penjaga parkir dan Satpam Kampus C Universitas Airlangga yang merasa dirugikan secara batin, karena merasa kredibilitasnya tercoreng.

“Sebagai penjaga parkir disini, saya malu Mas karena kita juga nangkapnya orang-orang kita sendiri. Tapi ya yang namanya tugas Mas, apalagi waktu sebelum saya nangkap itu pas hari Rabu-nya sehari 7 helm hilang. Apa ga nangis sampean pas ditanyain mahasiswa lain tentang helmnya yang hilang? Soalnya kalau urusan helm itu memang kita jaga sebisanya Mas, kalau ngerasa ini helmnya bagus ya monggo dititipkan disini, kan ini udah disediakan biar kita juga gampang ngawasinnya.” Jelas Pak Zakaria yang pada saat diwawancarai oleh tim investigasi sedang bertugas menjaga salah satu area parkir Kampus C Universitas Airlangga.

Sebelumnya, pelaku aksi pencurian helm berhasil dibekuk oleh penjaga parkir yang pada saat itu bertugas. Dilansir dari berbagai sumber, aksi penangkapan tersebut terjadi pada Kamis (1/9/2022) malam hari di area belakang Gedung Kuliah Bersama Kampus C Universitas Airlangga. Berdasarkan video penangkapan pelaku pencurian helm yang diunggah di story akun Instagram airlanggayuniperes, terlihat dua orang pelaku yang pada saat itu mengenakan hoodie berwarna putih dan terlihat pula dalam video tersebut salah satu pelaku melakukan perlawanan ketika hendak diringkus oleh penjaga parkir, sementara satu pelaku lainnya tampak pasrah ketika diringkus oleh salah satu penjaga parkir.

“Kebetulan saya dan Mas ini yang nangkap Mas, sebelumnya kita udah nitenni kedua pelaku tapi kita nunggu dulu sampai mereka ini beraksi, biar ada barang di tangannya gitu Mas. Nah kok ya kebetulan, pas malamnya ini kan saya mesti jaga di parkiran sini, dua orang ini keliatan mondar-mandir. Yang satu ini bawa motor sambil tengak-tengok, nah yang satunya ini masuk ke parkiran sini Mas. Pas masuk ini pelaku yang ngambil jalan biasa Mas, lah kok pas keluarnya lari, spontan saya sama Mas ini temen saya ngejar Mas. Kebetulan juga ada mahasiswa yang baru keluar dari parkiran, saya mintain tolong buat ngejar, ada maling gitu kata saya, pas ngejar itu saya udah bilang ke yang kita kejar buat berhenti. Takutnya kan dia ambil helm disuruh temennya buat ngambil, lah kok pas tak minta berhenti gamau berhenti, kalau niatnya demikian kan pasti berhenti terus ngomong lho Pak ada apa? Ini lo helmku. Nah ini ga berhenti Mas, berarti kan emang niatnya ga bener. Terus setelah itu baru malingnya ketangkep di belakang GKB Mas.Kalau Mas tahu, sebenarnya itu aksinya sudah direncanakan oleh keduanya dari jauh-jauh hari lewat chat Mas” Jelas Pak Zakaria terhadap tim investigasi Mercusuar, yang pada saat itu kebetulan menjadi salah satu orang yang membekuk pelaku pencurian helm.

Meskipun telah dibekuk dan diserahkan kepada pihak universitas, tetapi aksi pencurian helm oleh pelaku masih menyisakan rasa sakit hati bagi korban. Pasalnya helm yang dicuri oleh pelaku, merupakan helm yang masih digunakan setiap hari oleh korban, bahkan salah satu korban mengaku bahwasanya helmmya yang hilang dicuri baru dibeli sekitar dua bulan lalu.

“Jadi pas itu, hari Rabu tanggal 31 Oktober saya ke kampus sama temen boncengan pake motor saya, pas datang saya parkir ACC, saat itu ada acara grand opening BTOPH kalau ngga salah. Karena hari hari kemarin, helm yang saya pake itu aman jadi ngga dicantolkan di jok. Habis selesai mau pulang, helm tinggal 1 punya temenku yang cargloss abu-abu sedangkan helmku KYT Galaxy Slide R warna hitam doff udah ngga ada, padahal yang cargloss dicantolin di kiri yang KYT sebelah kanan, tapi cuma ada yang cargloss. Lanjut deh lapor ke penjaganya, katanya sih udah ada 6 yang hilang dan masih dicari. Besoknya tanggal 1 September, pas pulang saya dipanggil sama bapak penjaganya dan bapaknya ngirim video CCTV helm saya dimasukin ke tas sama satu orang cowo. Ngga lama pas udah ngirim pak penjaga yang satunya manggil saya tak kira ada apa, ternyata Pak nya lihat ada yang  nyuri helm terus langsung naik ke motor saya dan saya kejar sama Pak yang lainnya, jadi saya ikut ngejar ikut ngevideo pelaku yang ketangkep di kampus C itu.” Jelas G saat diwawancarai oleh Tim Investigasi Mercusuar, G merupakan salah satu korban kehilangan helm sekaligus orang dibalik video yang sempat viral di kalangan mahasiswa Universitas Airlangga.

Peristiwa tersebut tentunya merupakan tanggung jawab dari semua sivitas akademik yang berada di lingkungan Universitas Airlangga, karena dengan tenaga dan sumber daya manusia yang terbatas, penjaga parkir dan satpam tentunya membutuhkan bantuan dari masyarakat kampus untuk seminimal-minimalnya menjaga keamanan dari diri mereka sendiri, utamanya barang-barang yang dibawa, karena sejauh yang Tim Investigasi Mercusuar ketahui, kasus pencurian helm tersebut telah dilimpahkan sepenuhnya kepada pihak kemahasiswaan dan berdasarkan informasi yang diterima oleh Tim Investigasi Mercusuar, kasus pencurian helm masih kerap kali terjadi di lingkungan kampus Universitas Airlangga. Maka dari itu, Waspadalah….Waspadalah…..

Penulis : Tim Investigasi LPM Mercusuar

Editor   : Tim Investigasi LPM Mercusuar