Tuntutan Ditandatangi oleh DPRD Jawa Timur, Mahasiwa Tunggu Iktikad Baik Presiden Joko Widodo

Aliansi Mahasiswa se-Surabaya melakukan aksi demonstrasi didepan DPRD Surabaya Provinsi Jawa Timur, Kamis (14/4). Diikuti oleh seluruh Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa se-Surabaya untuk mengungkapkan segala tuntutan – tuntutannya.

Aksi ini memang sudah disepakati dan disetujui oleh Aliansi Mahasiswa Surabaya pada konsolidasi lanjutan terbuka (11/4) di Universitas Islam Negeri Surabaya karena dirasa ini adalah cara untuk menghentikan beberapa kebijakan pemerintah yang tidak memihak rakyat.

Masa aksi demonstrasi berkumpul terlebih dahulu di Kebun Binatang Surabaya (KBS) untuk melakukan konsolidasi bersama Universitas se-Surabaya pada pukul 11.00 WIB sebelum menuju gedung DPRD.

Pada pukul 14.35 WIB sekumpulan mahasiswa telah sampai dan mulai berjalan memasuki depan gedung DPRD dengan tertib. Saat wawancara kepada S. Andre Prasetyo Utomo sebagai pemimpin orasi pada aksi hari ini, dia mengatakan ada 7 tuntutan yang di ajukan.

  1. Menuntut pemerintah untuk melakukan evaluasi perihal kebijakan DMO dan DPO dan berdampak pada kenaikan dan kelangkaan minyak goreng di Indonesia.
  2. Menuntut pemerintah untuk segera mengusut tuntas perihal praktik mafia minyak goreng di Indonesia
  3. Menuntut pemerintah untuk melakukan evaluasi kenaikan harga BBM khususnya Pertamax dan meninjau secara intens perihal pendistribusian BBM Pertalite dan Solar yang mengalami kelangkaan.
  4. Menuntut pemerintah menurunkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 11% mengingat keadaan ekonomi di Indonesia sedang tidak baik – baik saja
  5. Menuntut pemerintah untuk menunda pemindahan Ibu Kota Negara sebelum rancangan pembangunan dan pengelolaan lingkungan dituntaskan mengingat anggaran yang dibutuhkan sangat tinggi
  6. Mengutuk segala Tindakan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) dalam proses pemindahan Ibu Kota Negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur
  7. Wujudkan Reforma Agraria

Tuntutan ini telah di setujui dan di tanda tangani oleh Ketua DPRD Jawa Timur, Kusnadi sekitar pukul 16.20 WIB dan disaksikan seluruh Aliansi Mahasiswa Surabaya secara langsung diatas mobil komando.

Dalam tuntutan tersebut memang tidak ada tuntutan tentang isu presiden 3 periode karena dirasa isu tersebut sudah dijawab oleh presiden Joko Widodo setelah aksi di Jakarta minggu lalu.

Lalu, pada pukul 21.12 WIB Ketua DPRD Jatim, Kusnadi telah menepati janjinya untuk mengirimkan Surat Tuntutan dari Aliansi Mahasiswa Surabaya di hari yang sama kepada Presiden Joko Widodo dan dibuktikan dengan postingan instragram dprdjatim pada (14/4).

Penulis : Mirna Tiara Sari

Editor : Primanda Andi Akbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *