Pemangkasan Masa Studi S1 dari 7 Tahun ke 5 Tahun di Unair, Apakah Masih Berlaku?

Sempat mengalami penundaan dalam implementasinya, Permendikbud No. 49 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT) yang di dalamnya terdapat aturan terkait batas maksimum masa pendidikan sarjana (S1) akhirnya mulai dipertanyakan kembali. Dari peraturan tersebut, terdapat regulasi yang merubah batas maksimum masa pendidikan sarjana, yaitu yang mulanya 7 tahun masa studi menjadi 5 tahun masa studi. Pemangkasan batas maksimum masa studi ini didasari oleh pengevaluasiaan kurikulum yang dilakukan secara berkala setiap 4 tahun. Sehingga, mahasiswa yang menempuh masa studi hingga 7 tahun dikhawatirkan akan mendapatkan ketimpangan kurikulum dengan porsi yang tidak merata. Dalam kebijakan ini, pemerintah mengharapkan batas maksimum masa studi yang lebih pendek akan mendorong para mahasiswa untuk lebih giat dan fokus dalam kuliahnya.

Sementara itu, dalam Peraturan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Permenristekdikti) Nomor 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi, masih ada aturan tertulis terkait batas masa studi 7 tahun. Hal ini menyebabkan adanya tumpang-tindih regulasi mengenai isu ini. Namun, Universitas Airlangga sendiri secara tegas menyatakan dalam peraturan Rektor Unair No 11 tahun 2020 tentang Pedoman Pendidikan Universitas Airlangga pada pasal 13 ayat 3, bahwa masa studi paling lama bagi jenjang S1 adalah 14 semester atau setara dengan 7 tahun. Bahkan, pada 2021 lalu, Unair menurunkan Surat Edaran (SE) No 828/UN3.3/PK/2021 tanggal 31 Maret 2021 bagi mahasiswa Batas Waktu Studi (BWS) agar mendapatkan perpanjangan batas masa studi selama satu semester.

Bisa disimpulkan, aturan pemangkasan masa studi ini masih belum berlaku bagi strata S1 Universitas Airlangga. Dengan batas maksimum 7 tahun untuk melaksanakan studinya, para mahasiswa masih memiliki sedikit keringanan apabila periode studi 4 tahun dirasa tidak cukup untuk mengejar segala urusan akademik dan non-akademik. Di sisi lain, dengan batas waktu studi yang lebih panjang, para mahasiswa bisa mengeksplorasi potensi lain apabila tidak berorientasi pada prestasi akademik.

Penulis : Alma Dhyan Kinansih

Editor : Primanda Andi Akbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *