Tanggapan Paslon Satu dan Dua Terkait Masalah World Class University

Debat terbuka uji masyarakat kampus yang diselanggarakan pada Kamis (27/1) di Gedung Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM) berlangsung seru.

Terdapat beberapa pertanyaan yang diajukan para panelis kepada paslon Raka-Nurilham dan Yoga-Ramadhani, salah satunya berkaitan dengan peringkat UNAIR di World Class University.

Salah satu panelis bernama Sinyie Wulandari memberikan pertanyaan mengenai langkah-langkah apa saja yang harus ditempuh BEM UNAIR kedepan untuk meningkatkan peringkat kampus di World Class University.

“Bagaimana langkah tepat untuk meningkatkan  World Class University di UNAIR ?”, ucap Sinyie.

Paslon nomor urut satu, Raka-Nurilham memberikan jawaban bahwa di salah satu program unggulan yang mereka bawa bisa berguna untuk menaikkan peringkat UNAIR di Word Class University. Program unggulan tersebut bernama Amigdala.

“Kami mempunyai program unggulan bernama Amigdala untuk menaikkan peringkat UNAIR di Word Class University”, tegas Nurilham.

“Berdasarkan presentasi dari rektorat, salah satu cara untuk menaikkan peringkat di Word Class University adalah adanya program pertukaran mahasiswa, nantinya kami juga akan menyediakan program-program seperti”, tambah Raka.

Sementara itu, paslon nomor urut dua, Yoga-Ramadhani memberikan jawaban berupa penyediaan program-program seperti advokasi lingkungan, konservasi alam, penghijauan, riset berskala besar, mendorong UMKM, dan lain-lain untuk meningkatkan peringkat UNAIR di Word Class University.

“Kami menyediakan program-program seperti advokasi lingkungan, konservasi alam, penghijauan, dan lain sebagainya. Kemudian, mendorong UMKM, riset berskala besar, dan pendampingan. Dengan adanya program-program seperti itu, kami yakin dapat meningkatkan ranking UNAIR di Word Class University”, ucap Yoga-Ramadhani.

Perlu diketahui, ada empat panelis yang hadir dalam debat terbuka uji masyarakat kampus Calon Presiden dan Wakil Presiden BEM. Mereka adalah Bobby Tanaya Gunawan (Menteri Sosial dan Politik BEM UNAIR 2018), Putu Aditya Ferdian Ariawantara S.IP., M.KP (Tenaga Pendidik FISIP UNAIR), Muhammad Risyad Fahlevi (Presiden BEM UNAIR 2021), dan Sinyie Wulandari (Wakil Presiden BEM UNAIR 2021).

Penulis : Primanda Andi Akbar

Editor   : Petrus Perlindungan Zai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *