Irjen dan Ketua BEM Unair Lengser dari Jabatan

Irjen dan Ketua BEM Unair Lengser dari Jabatan

Kasus vendor jaket yang menyeret nama Muhammad Abdul Chaq, Zinedine Reza, dan Widhi Arif Budiman yang ramai beberapa waktu belakangan diakhiri dengan pengunduran diri dari kedua nama yang menjabat di jajaran tinggi BEM Unair itu.

Muhammad Abdul Chaq mundur dari jabatannya sebagai Ketua BEM Unair bersama dengan Zinedine Reza sebagai Kepala Inspektorat Jenderal (Irjen) BEM Unair. Hal itu disampaikannya melalui surat pengunduran diri yang dipublikasi melalui akun media sosial Instagram @dlm.unair pada Jumat (9/7).

Salah satu penggalan isi surat yang ditulis Chaq berisi pernyataan permohonan maafnya lantaran dirinya harus mengundurkan diri lebih awal dari masa jabatan yang seharusnya.

“Saya memohon maaf karena harus undur diri lebih awal, sejauh perjalanan yang sudah saya tempuh selama delapan bulan ini, tentu ada sejumlah capaian dan kekurangan yang perlu menjadi catatan,” catat Chaq.

Surat pengunduran diri Ketua BEM Unair 2021, Muhammad Abdul Chaq

Wakil Ketua BEM Unair, Muhammad Risyad Fahlevi menyampaikan kabar pengunduran diri dari pasangan kerjanya itu setelah Chaq mengatakan telah berkomunikasi dengan pihak rektorat Unair.

“Pengunduran diri Chaq ini sudah disampaikan ke beberapa pihak, seperti saya dan beberapa rekan lainnya. Sepengetahuan saya, Chaq sudah memberitahukan kepada pihak rektorat bahwa akan melakukan pengunduran diri mengingat adanya permasalahan yang sudah terjadi, saya mendapat beberapa informasi yang mengatakan bahwa yang bersangkutan sudah menyiapkan untuk itu,” ujar Risyad melalui wawancara online, Minggu (4/7).

Diketahui, semenjak sidang kedua yang diadakan oleh DLM Unair, Abdul Chaq dan Zinedine Reza sudah tidak aktif lagi dalam seluruh kegiatan dan agenda internal BEM Unair.

“Iya, karena Chaq dan Zined sudah tidak ikut rapat internal lagi sejak pasca sidang DLM yang kedua. Saya dan rekan-rekan internal BEM berusaha memberikan ketenangan kepada staf-staf BEM terkait nasib uang mereka serta mengembalikan fokus ke proker, serta ranah-ranah pengabdian kepada mahasiswa,” tambah Risyad.

Risyad menyampaikan, sebelumnya BEM Unair pun telah melakukan komunikasi dengan Dirmawa perihal keterlibatan Muhammad Abdul Chaq dalam kasus vendor jaket BEM Unair.

“Sudah, saya dan beberapa teman berkomunikasi dengan Dirmawa,” ucapnya.

Sedangkan terkait proses hukum yang diajukan oleh Menteri Ekonomi Kreatif BEM Unair, Achmad Alak melalui pelaporan kepada pihak Kepolisian juga sudah dianggap selesai. Seluruh langkah itu diselesaikan melalui upaya mediasi lantaran semua pihak sudah terbuka dan bersedia mengundurkan diri.


Penulis: Primanda Andi Akbar
Editor: Risma D. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *