Angkat Permasalahan UMKM, Pengmas BEM Unair Adakan Aksara di Sidotopo

Mengusung tema “Masyarakat Berencana, Sidotopo Jaya”, Kementerian Pengabdian Masyarakat (Pengmas) BEM Universitas Airlangga melaksanakan Airlangga Dekat (AKSARA) di Kampung Sidotopo Jaya, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya. Acara tersebut berlangsung sejak 13 hingga 19 juni. Rangkaian kegiatan yang digelar adalah sosialisasi UMKM, pasar rakyat, dan kerja bakti.

Rafly Rahmawan selaku menteri menuturkan pemilihan lokasi tempat diadakannya AKSARA adalah bagian dari rencana untuk menjadikan Kampung Sidotopo Jaya tersebut sebagai kampung binaan.

“Kami ingin membangkitkan kembali Kampung Sidotopo Jaya yang pernah menjadi kampung percontohan di daerah Surabaya,” tutur Rafly.

Sejak jauh-jauh hari, persiapan telah dilakukan oleh teman-teman Kementerian Pengabdian Masyarakat untuk mensukseskan acara tersebut. Tak lupa, mereka juga melibatkan perangkat desa serta masyarakat setempat sebagai patron dari desa binaan.

Sebagai implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, Rafly pun mengungkapkan bahwa pengabdian kepada masyarakat merupakan hal esensial bagi kehidupan mahasiswa.

“Jangan lupakan bahwa kalian berasal dari masyarakat, dan kalian juga harus kembali kepada masyarakat. Jadi jangan lupakan sumbangsih masyarakat di sekitar kita,” ungkap Rafly.

Terakhir, mahasiswa program studi Administrasi Publik tersebut berpesan kepada rekan-rekan mahasiswa supaya tak pernah lelah dalam mengabdikan diri kepada masyarakat karena itu merupakan bagian dari dinamika kehidupan kampus

“Kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh teman-teman mahasiswa biasanya cukup menguras tenaga,tetapi memberikan kebahagiaan tersendiri. Perlu diingat juga bahwa pengabdian bukan hanya soal seberapa lama mengabdi, namun seberapa banyak rasa ikhlas, rasa ingin mengabdi, totalitas masing-masing individu dalam setiap kegiatan” tutup Rafly.

Penulis : Danar Trivasya Fikri

Editor   : Primanda Andi Akbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *