Partai Satya Pelangi saat menyerahkan berkas ke KPUM. DOK. Partai Satya Pelangi

Selasa, (18/1/22) Partai Satya Pelangi layangkan surat protes ke KPUM FISIP Unair. Protes yang dilayangkan karena dugaan mal-fungsi dari video sosialisasi yang diungggah KPUM FISIP UNAIR melalui instagram, @kpumfisipua.

Isnugroho Priambudi, Ketua Umum dari Partai Satya Pelangi mengklaim bahwa KPUM bersikap tidak netral. Menurut Isnu seharusnya dalam video sosialisasi tersebut terdapat kotak kosong atau lembar kosong yang dapat digunakan sebagai contoh sosialisasi.

Tidak hanya memperkeruh suasana Pemira, Isnu juga meyakini mal-fungsi di dalam video tersebut akan memengaruhi hasil dari Pemira FISIP Unair.

“Tentu saja publik dapat terpengaruh pada video-video tertentu, sehingga kehadiran video tersebut dapat merugikan kami,” ujarnya, Rabu (19/1/22) lalu.

Sesuai dengan prosedural pelaporan pelanggaran dan protes, hal ini dilaporkan pada Panwaslu. Mengenai hal ini Isnu mengatakan bahwa ia tidak mengetahui siapa yang menjadi Panwaslu dan mekanismenya. Bahkan ia mengaku tidak mengetahui bagaimana cara memperoleh keadilan dalam pesta demokrasi kali ini.

“Kehadiran Panwaslu yang tidak memiliki kejelasan justru kami pertanyakan kembali karena dari awal sebelum diadakannya Panwaslu, tidak ada sosialiasasi dari pihak-pihak yang berwenang,” paparnya.

Dengan adanya kejadian ini, Isnu berharap Pemira tahun berjalan lancar dan tidak melenceng dari orientasinya sebagai wadah belajar untuk warga FISIP.

“Semoga serangkaian acara ini tidak menggunakan isu-isu SARA, tidak menggunakan akun-akun buzzer yang tentunya merugikan parpol, caleg, dan KPUM,” ungkapnya. 

“Kalau bisa dalam berpendapat maupun mengkritisi harus menggunakan nama asli. Yang terakhir, harapan saya untuk PEMIRA tahun ini dan PEMIRA kedepan KPUM dapat bersikap netral dan menjaga profesionalitasnya,” tegas Isnu mengakhiri. 

Penulis: M. Syaifulloh

Editor: Tata Ferliana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *