Unggah Video Klarifikasi, Widhi Mengaku Bersalah

Jumat (18/06) berbarengan dengan forum audiensi terbuka yang dilakukan oleh Dewan Legislatif (DLM), Widhi Arif mengunggah video klarifikasi melalui akun instagramnya, @widhiarif13. Dalam unggahan tersebut Widhi mengakui bahwa dirinya lalai dan melakukan kesalahan.

Widhi mengatakan dana yang didapat dari Achmad Alak digunakan secara pribadi untuk membantu keluarganya.

“Semuanya murni karena kelalaian saya yang kurang mampu membedakan kepentingan bisnis dan kepentingan pribadi saya. Saya memohon maaf atas kesalahan dan kelalaian saya tersebut,” ungkapnya melalui video berdurasi 12 menit.

Unggahan tersebut menuai banyak balasan tajam. Di kolom komentar, banyak yang beranggapan bahwa statementnya bertele-tele. Selain itu beberapa akun memberikan komentar mengenai gestur dan mimik dari Widhi.

“Kelihatan jg mas kalo ada bagian yg masih ditutup-tutupi & mbulet ke bagian itu-itu aja” tulis @danixjoss. Akun dengan nama @dikanurwandani pun menulis “Mbulet cak ndang diangkut ae”, dan @ritsugirl “Kesimpulan nya apa?”

Dilanjut oleh instagram airlanggayuniperes “1. Iya itu ada naskah, doi baca skrip 2. Mengangkat alis saat berbicara mengindikasikan orang yang lagi bingung,”

Setelah forum dengan DLM usai, Alak mengunggah Memorandum of Understanding (MoU) yang telah ditandatangi oleh Widhi Arif yang bertindak atas nama “Bengkel Kain” sebagai pihak pertama dan M. Aqila Chifnanda yang bertanggungjawab atas pemesanan jaket kabinet BEM Unair sebagai pihak kedua.

Dalam unggahan tersebut Alak juga menyertakan video bersama Pak Supri sebagai pemilik konveksi yang disebut Widhi saat membuat kesepakatan dengan Alak.

Alak menanyakan perkenalan kepada Supri dengan Widhi dan menyoal pemesanan jaket dari BEM Unair. Supri mengatakan tidak mengenal Widhi dan tidak menerima pesanan jaket itu.

Unggahan yang Widhi bagikan melalui Instagram pribadinya menyisakan tanda tanya. Pertanyaan mengenai sampai sejauh mana Widhi memproses produksi jaket BEM Unair belum menemui kejelasan. Padahal, pada saat dihubungi Alak pada April lalu, dirinya mengatakan penjahit akan pulang kampung setelah Idulfitri.

“Setelah hari raya aja. Penjahitku mau pulkam,” balasnya melalui Whatsapp.

Sementara itu, Widhi yang sudah bisa dihubungi pada Sabtu (19/6) menyanggupi untuk wawancara bersama LPM Mercusuar terkait video klarifikasi yang diunggahnya. Namun, hingga berita ini ditulis belum ada tanda ia akan memberikan keterangan lebih jauh.

Penulis: Tata Ferliana
Editor: L. Fitriani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *