Sabtu (23/9) menjadi hari terakhir sekaligus penutup rangkaian Airlangga Accounting Competition (AAC) 2023 yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Akuntansi (HMA) UNAIR. Kompetisi yang diikuti oleh 222 tim dari 39 universitas dan 61 sekolah se-Indonesia itu berhasil digelar dengan sukses. Tampil beda dari tahun sebelumnya, AAC 2023 kini hadir dengan rangkaian acara national seminar, company visit, city tour, awarding night, dan national competition sebagai event utamanya.

AAC sendiri merupakan acara tahunan terbesar yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Akuntansi FEB UNAIR berupa kompetisi akuntansi. AAC terdiri dari dua kategori kompetisi, yakni UNAC (UNAIR National Accounting Competition) untuk mahasiswa dan TAC (Teenage Accounting Competition) untuk pelajar SMA sederajat. “AAC 2023 hadir dengan sesuatu yang baru dan pastinya berbeda dengan tahun lalu. Tahun ini ada 80 tim dari 39 universitas untuk UNAC dan 142 tim dari 61 sekolah untuk TAC, dengan total 222 tim dari 100 universitas dan sekolah yang berbeda,” terang Syahreza, Ketua AAC 2023 dalam pembukaan  final round pada Kamis (21/9) di Aula Soepoyo FEB UNAIR.

Rangkaian AAC 2023 dimulai dari babak preliminary UNAC-TAC pada 19 Agustus dan dilanjutkan babak eliminary pada 2 September 2023 yang keduanya dilaksanakan secara daring. Berikutnya, ada national seminar dengan tema seputar dunia akuntansi dan perkembangan teknologi khususnya Artificial Intelligence (AI) yang dilaksanakan melalui zoom meeting dan diikuti lebih dari 500 partisipan.

Masuk ke tahap main round, babak ini diikuti oleh 15 tim terbaik dari masing-masing kategori. Tahap ini merupakan hari pertama rangkaian acara yang dilaksanakan luring di Surabaya. Setelah dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan 1 FEB UNAIR di hari pertama (21/9), para peserta melakukan kunjungan atau company visit ke Bursa Efek Indonesia (BEI).

Hari kedua (22/9) peserta melaksanakan babak semifinal UNAC dan TAC bertempat di gedung FEB UNAIR. Acara dilanjutkan dengan City Tour Night yakni peserta diajak menikmati suasana malam hari Kota Surabaya. Kawasan yang dikunjungi diantaranya Tunjungan Plaza, Siola Art Exhibition, Hotel Majapahit, dan beberapa tempat menarik lainnya.

Hari terakhir (23/9) adalah pengumuman peserta yang lolos babak final untuk kategori UNAC dan TAC. UNAC peringkat pertama diraih oleh tim dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta, disusul tim dari Universitas Multimedia Nusantara Tangerang dan Universitas Sampoerna. Sedangkan untuk kategori TAC, posisi pertama dimenangkan oleh tim dari SMAK Penabur Cirebon, diikuti oleh SMKN 1 Surabaya dan SMAN 1 Tanjungpinang. Selain juara I, II, dan III, terdapat pula nominasi Best Presentation yang diraih oleh Universitas Indonesia dan SMAK St. Louis 1 pada masing-masing kategori. 

Seluruh rangkaian AAC 2023 ditutup dengan awarding night penuh kejutan yang digelar di Hotel Grand INNA Surabaya. Acara ini juga turut menggandeng kerjasama dengan berbagai pihak diantaranya BEI, BRI, Grab, Wardah, dan Pelindo. Ketua Himpunan Mahasiswa Akuntansi UNAIR Luthfi Priatmodjo menyampaikan harapannya, “Semoga AAC tahun depan bisa semeriah atau bahkan lebih baik lagi daripada tahun ini. Ya, tahun depan bisa lah 300 tim, dengan lebih banyak universitas dan sekolah berbeda yang berpartisipasi di AAC 2024”.

Penulis: Ananda Putra

Editor: Arizqa Novi Ramadhani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *