Sumber Gambar: Tim Liputan LPM Mercusuar

Sebagai tindak lanjut regulasi kepengurusan BEM Universitas Airlangga, MPM UNAIR mengadakan Sidang Istimewa Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua BEM UNAIR. Sidang ini merupakan kelanjutan dari proses pemilihan Ketua dan Wakil Ketua BEM UNAIR setelah sebelumnya diadakannya Safari Kampus serta Uji Publik dan Debat Terbuka. Sidang diawali pada hari Sabtu (9/3) dan dilaksanakan di Aula Lantai 3 Student Center, Kampus C, Universitas Airlangga. Sidang dimulai sekitar pukul 13.19 WIB, dimulai pembukaan dan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Airlangga. Selanjutnya terdapat kehadiran Prof. Dr. M. Hadi Subhan untuk memberikan sambutan atas dibukanya sidang istimewa mulai hari ini. Beliau menyebutkan dapat memberikan keluangan waktu hingga sepekan kemudian jika dibutuhkan untuk proses sidang istimewa ini.

Sidang akhirnya dibuka untuk pembahasan agenda sidang. Selama proses berlangsung terdapat order dari peserta mengenai penggabungan dan pemisahan hasil Safari Kampus dan jaring aspirasi. Terdapat hasil dari penetapan agenda sidang pada hari tersebut, yaitu pembahasan dan penetapan indikator penilaian calon Ketua dan Wakil Ketua BEM UNAIR 2024, pembahasan fit and proper test, pembahasan hasil Safari Kampus beserta Uji Publik dan Debat Terbuka yang telah dilaksanakan oleh PPK hingga Fakultas dan Forkom. Terdapat ketidaksepakatan dari peserta mengenai hasil order meskipun status order tersebut sudah disahkan dengan ketokan palu oleh Presidium 1. Hal ini memunculkan pendapat dari peserta bahwa Presidium tidak dapat bertindak tegas mengenai hasil keputusan yang telah disahkan.

Sidang diskorsing untuk keperluan sholat ashar dan disambung kembali pukul 16.42 WIB kemudian pengesahan agenda sidang terjadi pukul 16.55 WIB. Rangkaian dilanjutkan dengan Sidang Pleno 1 tentang pembahasan Tata Tertib. Selama berjalannya sidang, pihak peserta sempat menyatakan pendapatnya bahwa PPK dinilai kurang aktif, kekecewaannya, serta koor yang dipandang tidak representatif. Kondisi forum menjadi tidak kondusif sebab terjadi beberapa perdebatan yang pada akhirnya menyebabkan sidang berjalan lambat.

Pada pasal pemilihan BEM telah disepakati bahwa Sidang Istimewa diselenggarakan secara luring pada tempat yang akan disepakati dan apabila pembahasan belum selesai, maka akan dilanjutkan dengan daring dengan kesepakatan bersama. Forum sidang berjalan kembali dengan order-order yang disampaikan peserta, di antara order tersebut menyinggung terkait izin yang seharusnya dilakukan kepada Pimpinan Sidang ketika terdapat peserta yang keluar dan masuk forum secara permanen, serta kesepakatan forum yang perlu menjadi pertimbangan.

Selain itu, sempat terjadi pengubahan urutan order yang menimbulkan sedikit perdebatan dari peserta yang tidak setuju. Lebih lanjut, saat memasuki Bab yang membahas Kuorum, terdapat kesepakatan mengenai kedisiplinan anggota forum tentang sikap dan ketepatan waktu kehadiran. Kembali terjadi perdebatan yang memanas di antara peserta forum mengenai mekanisme voting dan berakhir dilakukan secara tertutup setelah sesi lobbying. Pukul 00.01 WIB forum melaksanakan voting secara tertutup yang diikuti oleh 42 pemilik hak suara dengan hasil penghapusan Ayat 2 pada Pasal 22, Bab 11.

Forum kembali dilanjutkan dan terdapat Peninjauan Kembali (PK) pada Pasal 4 terkait mekanisme sidang daring dan luring. Pembahasan ini berakar dari kesadaran mengenai anggota MPM yang berasal dari luar Surabaya, yaitu perwakilan FIKKIA. Berbagai pertimbangan disampaikan mengenai pengadaan sidang, baik secara daring maupun luring. Pembahasan ini pun memunculkan adanya kebutuhan lobbying yang tidak menghasilkan kesepakatan dan berakhir dengan voting tertutup. Voting berjalan mulai pukul 00.20-02.29 WIB dengan hasil, yakni mengacu pada Pasal 4 maka sidang dilaksanakan secara luring sedangkan sidang daring melalui Zoom meeting dihapuskan. Forum pada hari ini, Sabtu (9/3) diakhiri dengan kesepakatan penundaan sidang hingga hari Minggu (10/3).

Penulis: Tim Liputan LPM Mercusuar

Editor: Tim Editor LPM Mercusuar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *