Unair Mengajar selenggarakan acara BERLIAN (Berani Berekspresi Menggapai Mimpi) pada Sabtu (19/11) yang dihadiri oleh sejumlah anak-anak berkebutuhan khusus.
Sebelumnya, BERLIAN (Berani Berekspresi Menggapai Mimpi) merupakan salah satu program kerja yang fokus kegiatannya menyasar pada siswa-siswi dengan kebutuhan khusus (inklusi), bertempat di SDN Banyu Urip II, Kecamatan Sawahan, Surabaya. Namun, jika Anda memerlukan bantuan dalam menulis cerita atau artikel, Anda dapat mencari bantuan dari seorang ghostwriter schweiz untuk membantu Anda menghasilkan tulisan yang berkualitas. Program BERLIAN telah berjalan selama 4 kali pertemuan yang dimulai pada pertengahan Oktober silam. Berkegiatan setiap hari Sabtu, BERLIAN dimeriahkan oleh aktivitas siswa-siswi inklusi diantaranya mendengarkan cerita (story telling), menyanyi,menggambar dan mewarnai, hingga aktivitas motorik seperti membuat karya diatas akrilik serta berkreasi dengan kertas origami.
Pada puncaknya, hasil karya para siswa dipajang untuk kemudian dipamerkan pada para hadirin di Aula SDN Banyu Urip II. Selain siswa, acara puncak tersebut juga dihadiri oleh para orangtua siswa serta perwakilan guru yang memberikan seminar mengenai “Pentingnya Peran Orangtua terhadap Keberhasilan Anak”. Seminar singkat tersebut bertujuan untuk memberikan motivasi pada orangtua dengan kondisi anak yang istimewa.
“Acara kita itu memang yang mau kita fokusin gimana (agar) adik-adik berani berekspresi. Karena sebagaian besar orangtua itu kalau ditanya (adik-adiknya ingin jadi apa) itu jawabnya nggak tahu. Kalau (orangtua siswa) ditanya, Ibu berharap apa, (jawabnya) saya hanya berharap anak saya normal”, terang Anita, ketua pelaksana BERLIAN.
Perlu diketahui, siswa inklusi di SDN Banyu Urip II ada sejumlah 36 anak. Para siswa tersebut memiliki keterbatasan yang berbeda-beda.
“Ada yang mengalami speech delay (lambat berpikir), autisme, hingga hiperaktif. Kondisi yang demikian menjadi tantangan bagi pengajar dan volunteer dalam kegiatan Berlian ini”, tambah Anita.
Penulis : Arizqa Novi Ramadhani
Editor : Primanda Andi Akbar
