/Tiktok: Aplikasi dari China yang Sempat Diblokir oleh Kominfo
Sumber Foto : pinterest.com

Tiktok: Aplikasi dari China yang Sempat Diblokir oleh Kominfo

Tiktok merupakan aplikasi video musik yang berasal dari Tiongkok. Tik tok dikenal juga dengan sebutan Douyin yang didirikan oleh seorang lulusan software engineer dari Universitas Nankai yang terletak di negara China bernama Zhang Yiming. Tiktok saat ini dimiliki oleh perusahaan ByteDance, sebuah perusahaan teknologi raksasa di China yang didirikan pada bulan Maret 2012. 

Pada September 2016, ByteDance merilis aplikasi bernama Douyin. Dalam waktu singkat, aplikasi video pendek ini mencapai 100 juta pengguna dan mencapai 1 miliar penayangan video per hari. Setelah sukses di negeri sendiri, Douyin mulai dilebarkan pasarnya ke luar negeri. Namun, penggunaan nama Douyin tidak begitu dikenal oleh orang-orang di luar China. Oleh sebab itu, ByteDance mengubah nama aplikasi Douyin menjadi Tik Tok agar mempermudah menarik perhatian orang-orang yang tinggal di negara lain. 

Dikutip dari kumparan.com, tujuan diciptakannya TikTok adalah untuk mengabadikan dan menyajikan kreativitas serta momen berharga dari seluruh penjuru dunia melalui ponsel. TikTok memungkinkan setiap orang untuk menjadi kreator dan mendorong mereka untuk membagikan ekspresi kreatif melalui video berdurasi 15 detik.

Kemudian, hal lain yang menjadi keunggulan TikTok adalah pengguna tidak memakan banyak waktu untuk mengoperasikan aplikasi. Cukup menekan beberapa fitur video sudah bisa dibuat dan ditampilkan. Pengguna juga bisa langsung mengidentifikasi konten pilihan dan beralih ke video lainnya jika tidak tertarik.

TikTok masuk di Indonesia pada 2018, namun popularitas TikTok mulai meningkat pesat pada 2020 bersamaan dengan masuknya pandemi COVID-19. Pada awalnya para kreator video TikTok mengalami bullying karena waktu itu video yang dibuat dianggap alay dan aneh. Bahkan, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sempat memblokir TikTok karena dianggap tidak mendidik. Tetapi, saat pandemi COVID-19 membatasi aktivitas masyarakat, TikTok menjadi populer kembali karena banyak kreator-kreator yang menampilkan video-video unik dan berbeda dari yang sebelumnya.

Penulis : Muhammad Rafi

Editor   : Primanda Andi Akbar

Sumber Referensi : 

https://kumparan.com/berita-hari-ini/ini-asal-muasal-tiktok-yang-kini-mendunia-1ss18QadAEN/full