Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNAIR Periode 2019-2020 (Dokumen pribadi BEM UNAIR 2019)

Reporter: Rizma Ammay
Editor: Annisa Fitriani

Lantaran adanya kebijakan penutupan aktivitas di kampus akibat pandemi Covid-19, Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Airlangga (UNAIR) 2019 terpaksa ditunda. Penundaan dilakukan hingga pandemi usai. Rencananya, LPJ akan dilaksanakan pada bulan Maret kemarin, namun hadirnya wabah Covid-19 membuat kampus menurunkan kebijakan dengan menutup akses kampus, sehingga banyak aktivitas yang tertunda.

Nabila Audina, Sekretaris Kabinet (Seskab) BEM UNAIR 2019 mengatakan bahwa seluruh Laporan Pertanggungjawaban sudah dirampungkan pada Desember lalu, hal ini disesuaikan dengan target BEM bahwa LPJ akan diadakan pada bulan tersebut. 

“Terkait laporan seluruh kegiatan Alhamdulillah sudah selesai sejak Desember 2019, kecuali kegiatan yang berlangsung di tahun 2020. Karena memang target kita LPJ di  bulan Desember,” tuturnya.

Nabila menyebutkan bahwa terdapat program kerja yang harus diadakan pada bulan Februari 2020, akhirnya berdampak pada rencana pelaksanaan Laporan Pertanggungjawaban pada bulan Maret. “Sebelumnya kita agendakan di tanggal 21 sampai 22 Maret. Tapi 17 maret kalo gak salah, kampus sudah tidak memperbolehkan ada kegiatan,” jelasnya.

Untuk mengisi kekosongan selama pandemi, BEM UNAIR berkontribusi dengan mengadakan kegiatan sosial dan advokasi mahasiswa UNAIR  rantau yang tetap tinggal di Surabaya. “Selama pandemi agenda kita lebih ke kegiatan relawan dan advokasi teman-teman mahasiswa yang masih di Surabaya” ungkapnya saat dihubungi Tim Redaksi Mercusuar pada Sabtu malam (30/5). 

Menghadapi situasi tidak pasti terkait kapan dimulai kembalinya aktivitas kampus, belum ada rencana apapun terkait pelaksanaan LPJ secara online. “Sempat dipikirkan secara online, tapi sepertinya tidak akan maksimal. Lagi pula, masih ada yang bisa dilakukan selama Pandemi Covid-19 dengan kegiatan sosial dan advokasi teman-teman mahasiswa rantau yang masih di Surabaya,” ungkapnya. 

Sembari menunggu waktu hingga Laporan Pertanggungjawaban diadakan, BEM UNAIR 2019 masih mengakomodir kegiatan-kegiatan yang saat ini harus berjalan, termasuk beberapa langkah advokasi di tengah pandemi.

“Selain itu, masih belum ada penggantinya (pengurus baru) untuk cover selama pandemi. Sedangkan banyak yang perlu di advokasikan,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *