Tolak Revisi UU KPK, BEM UNAIR Gelar Aksi Depan Gedung DPRD

Mahasiswa UNAIR saat lakukan aksi tolak revisi UU KPK di depan gedung DPRD Jatim, Jumat (13/9). (MERCUSUAR/Annisa)

Reporter : Tunjung Senja Widuri

Editor : Lailatul Fitriani

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Airlangga (Unair) menggelar seruan aksi bertajuk “Tolak Revisi UU No. 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi” di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur (Jatim) pada Jumat (13/9). Gelaran aksi tersebut diikuti oleh BEM Unair, BEM Fakultas, dan mahasiswa Unair.

Gelegar orasi para mahasiswa itu menyerukan penolakan revisi UU KPK karena dinilai dapat memperlemah KPK.  Agung Tri Putra selaku Presiden BEM Unair 2019 mengatakan dampak yang ditimbulkan bagi masyarakat kecil sangat besar, salah satunya pemiskinan rakyat Indonesia. Ia mencontohkan pertumbuhan ekonomi yang tidak merata di Indonesia. Bila KPK mati maka kemiskinan akan semakin menggurita.

“Ini adalah pembodohan dan kami sebagai mahasiswa anti pembodohan,” seru Agung.

Agung mengkritisi janji politik Joko Widodo (Jokowi) saat maju sebagai presiden tahun 2014. Terdapat sembilan janji dan salah satu di antaranya adalah menolak negara lemah dengan melakukan reformasi sistem dan penegakan hukum yang bebas korupsi, bermartabat, dan terpercaya. Ia mengatakan Jokowi layak turun jabatan bila tidak sanggup menepati janji.

“Ini adalah masalah seluruh bangsa Indonesia. Aksi ini bisa menjadi pemantik rekan-rekan mahasiswa,” lanjutnya.

Agung  menyebut Unair akan kembali turun menjalankan aksi apabila pemerintah tidak menanggapi.

Di lain sisi, Iptu Sigit selaku polisi dari Polsek Bubutan mengatakan unjuk rasa yang dilakukan oleh rekan-rekan Unair tidak anarkis dan masih kondusif. Ia mendukung rekan-rekan mahasiswa selama menyampaikan suatu keinginan itu dengan positif.

“Kami dari rekan polisi akan tetap mendukung dalam arti mengamankan keadaan tetap kondusif,” pungkas Iptu Sigit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *