Era regenerasi kepengurusan Ketua dan Wakil Ketua BEM Universitas Airlangga telah dimulai. Acara bertajuk “Safari Kampus” menjadi salah satu rangkaian dari proses pemilihan pemimpin BEM Unair. Pada Senin (3/3), Safari Kampus resmi dimulai pertama kali di Kampus A Universitas Airlangga. Pada dua hari berikutnya, Safari Kampus ini akan diteruskan di Kampus B dan Kampus C. Safari Kampus rumpun Kampus A dilaksanakan di Hall AMEC Lantai 2 Kampus A Universitas Airlangga—yang mencakup rumpun kesehatan, yakni Fakultas Kedokteran, Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Kedokteran Hewan, Fakultas Farmasi, Fakultas Keperawatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Fakultas Vokasi (Dept Kesehatan), serta Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam Banyuwangi.
Safari Kampus dihadiri oleh masing-masing pasangan calon Ketua dan Wakil Ketua BEM. Pasangan Calon Nomor Urut 01, yakni Anggun Zifa Anindya sebagai Calon Ketua BEM UNAIR 2025, merupakan mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi 2021, serta rekannya sebagai Calon Wakil Ketua, Melvin Hermawan dari Fakultas Ilmu Politik dan Ilmu Sosial 2021. Pasangan Calon Nomor Urut 02, yakni Tegar Putratama Fahriza sebagai Calon Ketua BEM dari Fakultas Ilmu Budaya 2021 beserta Calon Wakilnya, Anggraini Citra Qolbi dari Fakultas Ilmu Politik dan Ilmu Sosial.
Usai memastikan kedua pasangan calon hadir, acara resmi dibuka oleh Master of Ceremony pada pukul 13.30 WIB, setengah jam lebih lambat dari yang ditentukan. Alasan keterlambatan ini disebabkan pasangan calon nomor urut 02 tiba di lokasi acara melewati batas waktu registrasi. Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, meski mengalami kendala dengan audio yang mati di tengah agenda.
Acara dilanjutkan dengan sambutan yang diberikan oleh Desi Adelya sebagai Ketua Panitia Pemilihan Ketua. Sambutan juga diberikan oleh Ilham Akbar Maulana sebagai Ketua Majelis Perwakilan Mahasiswa. Inti acara dimulai ketika penayangan video pasangan calon 01 dengan tajuk ”Adhiraya karsa” dan pemaparan lebih lanjut mengenai Grand Design oleh pasangan calon 01.
Pasangan calon 01 membuka pemaparan Grand Design dengan Visi dan Misi mereka. Pasangan calon 01 menyampaikan, “Menjadikan BEM Universitas Airlangga sebagai episentrum gerakan mahasiswa yang transformasional, sinergis, inklusif, serta proaktif guna merealisasikan dampak yang nyata bagi Airlangga dan Indonesia. Nilai-nilai tersebut merupakan nilai dasar Adhiraya Karsa. Untuk mencapai Visi tersebut, paslon 01 memiliki misi salah satunya adalah membangun budaya organisasi yang tegas, tanggap, cekatan, serta optimal dalam proses pengambilan keputusannya.”
Proyektor Kembali Mati Ketika Pemaparan Materi Para Paslon
Sayangnya, pemaparan materi paslon 01 mengalami hambatan lantaran proyektor kembali mati. Tidak hanya dialami oleh paslon 01, paslon 02 juga mengalami hal serupa saat memaparkan Grand Design mereka.
Pasangan Calon Nomor Urut 02 menayangkan video bertajuk “Lentera Juang” yang dilanjutkan dengan pemaparan visi dan misi. “BEM UNAIR sebagai lentera gerakan mahasiswa Universitas Airlangga untuk memperjuangkan kepentingan kolektif dalam mewujudkan keadilan bagi mahasiswa Universitas Airlangga dan masyarakat Indonesia”.
Melanjutkan pemaparan misi yang diusung oleh paslon 02, mereka berfokus pada pengoptimalan advokasi strategis yang berorientasi pada kebutuhan mahasiswa dan masyarakat. Paslon 02 menyatakan akan ada perubahan pada Pemosisian Ideal Kelembagaan BEM UNAIR jika terpilih. Materi Sosial dan Politik pada tahun 2024 akan dipecah menjadi Kajian Isu Strategis serta Aksi dan Propaganda. Juga, Menteri Olahraga akan diubah menjadi Menteri Kebudayaan dan PAK akan diubah menjadi Inspektorat Jenderal.
Sesi Tanya Jawab
Sesi tanya jawab dibuka usai pemaparan materi dari kedua pasangan calon. Kategori pertanyaan terbagi menjadi dua kategori, yaitu (1) dua pertanyaan untuk kedua paslon—dengan pertanyaan serupa—dan (2) dua pertanyaan yang dikhususkan pada masing-masing paslon—dengan pertanyaan yang berbeda. Para penanya diberi waktu satu menit untuk mengajukan pertanyaan. Masing-masing paslon juga memiliki satu menit untuk berdiskusi, lalu tiga menit untuk menjawab pertanyaan.
Pada kategori pertama, penanya memberikan pertanyaan mengenai transparansi yang akan dilakukan saat terpilih menjadi Ketua dan Wakil Ketua BEM 2025. Masing-masing paslon mengunggulkan program kerja terkait transparansi. Paslon 01 memunculkan program unggulan BEM UNAIR in Number, sedangkan paslon 02 memunculkan program Literasi Digital Portal UNAIR.
Sesi tanya jawab ini sekaligus mengakhiri acara Safari Kampus yang berbeda dengan tahun sebelumnya, tanpa closing statement. Kemudian ditutup dengan sesi dokumentasi.
Penulis : Tim Liputan Khusus LPM Mercusuar
Editor : Tim Editor LPM Mercusuar