Sumber: Ira Glorya Nainggolan 

Ratusan Mahasiswa Hukum ikut serta menghadiri Closing Ceremony National Moot Court Competition (NMCC) Pringgodigdo X 2025 pada Senin (20/10) pukul 18.45 s.d 21.45 WIB. Acara ini diadakan di Gedung Kesenian Cak Durasim, Jl Genteng, Surabaya. Acara yang diselenggarakan oleh Fakultas Hukum UNAIR ini menjadi ajang penutup dari rangkaian kompetisi peradilan semu tingkat nasional yang telah berlangsung selama empat hari, sejak Jumat (17/10). Kegiatan ini diadakan untuk memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap praktik beracara di pengadilan sekaligus menanamkan nilai integritas dan profesionalisme dalam dunia hukum. Acara berlangsung meriah dengan berbagai penampilan, sambutan, serta pengumuman pemenang dari setiap kategori lomba.

Acara ini dihadiri oleh mahasiswa hukum dari 11 universitas, yaitu Universitas Brawijaya, Universitas Diponegoro, Universitas Udayana, Universitas Gadjah Mada, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Universitas Lampung, Universitas Trisakti, Universitas Negeri Semarang, Universitas Bandar Lampung, Universitas Katolik Parahyangan, dan Universitas Sam Ratulangi. 

Dalam sambutan acara, Wakil Dekan Fakultas Hukum UNAIR, Dr. Indrawati, S.H., LLM., turut mengapresiasi antusias peserta dari berbagai universitas yang mau mengikuti lomba dari awal hingga penghujung acara ini. Ia menyampaikan bahwa inti dari kompetisi ini bukan sekadar kemenangan, melainkan proses belajar dan pengalaman berharga yang menjadikan setiap peserta sebagai pemenang. Project Officer, Ludwig Sihombing dan Muhammad Nurcholish selaku Ketua Umum KPS FH UNAIR mengucapkan apresiasi sebesar-besarnya kepada panitia, delegasi, dan observers, serta  berterima kasih kepada semua pihak sponsorship dan media partners yang telah mendukung acara NMCC ini.

Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran praktik hukum bagi mahasiswa dalam memahami pentingnya supremasi hukum di Indonesia, sekaligus memberikan wadah untuk mengasah kemampuan intelektual melalui simulasi persidangan sesuai peraturan perundang-undangan. Sebagai negara hukum, Indonesia memerlukan generasi muda yang mampu mengaplikasikan nilai-nilai integritas, kejujuran, dan idealisme selama menempuh pendidikan di Fakultas Hukum. Nilai-nilai tersebut menjadi dasar penting dalam mewujudkan cita-cita hukum, yaitu menegakkan keadilan, menjamin kepastian hukum, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Selain memperkuat pemahaman akademik, kegiatan ini juga menanamkan semangat profesionalisme dan mempererat tali persaudaraan antar mahasiswa fakultas hukum di seluruh Indonesia.

Inti pada acara ini mengumumkan pemenang beberapa kategori. Kategori panitera terbaik dimenangkan oleh Universitas Udayana, kategori penggugat terbaik dimenangkan oleh Universitas Diponegoro, kategori tergugat terbaik dimenangkan oleh Universitas Diponegoro, kategori majelis hakim terbaik dimenangkan oleh universitas udayana, kategori saksi ahli terbaik dimenangkan oleh Universitas Brawijaya, dan kategori berkas terbaik dimenangkan oleh Universitas Diponegoro. Setelah pengumuman pemenang babak kategori, MC mengumumkan juara 1, 2 dan 3 untuk pemenang NMCC A.G Pringgodigdo X 2025, juara 1 dimenangkan oleh Universitas Brawijaya, Juara 2 dimenangkan oleh Universitas Diponegoro, dan juara 3 dimenangkan oleh Universitas Udayana.

Seluruh rangkaian penutupan NMCC berhasil dilaksanakan dengan baik, mulai dari  penampilan pembuka, sambutan pemutaran video after movie, penampilan tarian daerah, pengumuman pemenang, penyerahan penghargaan, penutupan simbolis, dan penampilan band penutup oleh organisasi IKAMABA UNAIR. Acara tersebut berlangsung meriah dari seluruh delegasi dan observers. Momen kebersamaan, bahagia, dan kompetitif menjadi penutup indah dari perjalanan panjang untuk NMCC ini. 

Penulis: Ira Glorya Nainggolan 

Editor: Rumaisya Milhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *