Sumber Gambar: Kompasiana.com

Konsep hidup yang mengacu pada perasaan nyaman, aman, dan damai dilakukan oleh orang-orang Denmark untuk mencapai kebahagiaan dan ketenangan dalam kehidupan sehari-hari. Kesibukan dan hiruk pikuk dunia modern melahirkan sebuah tren yang tidak hanya menjadi sekadar gaya hidup, melainkan sebuah seni menikmati momen-momen kecil kehidupan dengan penuh makna dan kebahagiaan. Tren ini memiliki sebutan populer berupa Hygge.

Orang Denmark menyebut Hygge sebagai pencari kehangatan di musim dingin yang identik dengan penyajian minuman hangat, selimut tebal, dan lilin yang memenuhi seisi rumah. Namun, pada kenyataannya Hygge dapat dinikmati sepanjang tahun, kapan saja, dan di mana saja. Hygge juga melahirkan beberapa prinsip yang dapat diterapkan untuk mewujudkan rasa kebahagiaan dan ketenangan dalam keseharian, diantaranya:

  1. Kedekatan bersama orang-orang terkasih dengan makan bersama, menghabiskan waktu bersama pasangan, atau melakukan pertemuan dengan teman-teman terdekat
  2. Kenyamanan—yang merupakan inti dari Hygge—dapat diciptakan dengan menghadirkan lingkungan yang nyaman dan suasana yang tenang. Hal ini kerap dilakukan oleh orang-orang Denmark saat musim dingin dengan menggunakan bantal yang empuk, selimut yang hangat, dan pencahayaan lembut.
  3. Kehangatan yang dapat menciptakan atmosfer yang menyenangkan dan menenangkan.
  4. Kesederhanaan menjadi salah satu hal penting yang ditekankan Hygge dalam menikmati kehidupan, seperti mendengarkan musik yang menenangkan. Hal-hal sederhana yang dilakukan dapat membuat isi pikiran menjadi nyaman dan berkontribusi terhadap hadirnya ketenangan.
  5. Menghadirkan diri sepenuhnya dalam setiap momen dapat dilakukan dengan menjauhkan diri sementara dari gangguan teknologi (gadget, dsb) serta fokus pada apa yang sedang dilakukan dan dengan siapa kita menghabiskan waktu bersama.

Secara tidak sadar, hal-hal kecil yang ditawarkan oleh konsep Hygge ini dapat membantu kita mengapresiasi momen-momen kecil yang seringkali terlewatkan dalam kehidupan sehari-hari. Hygge juga mengajarkan kita untuk lebih menghargai waktu bersama orang-orang terdekat dan menikmati indahnya lingkungan sekitar. Dalam jangka panjang, Hygge dapat turut berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan sosial, pengurangan stres, serta menciptakan kehidupan yang lebih seimbang dan bahagia.

Konsep Hygge tidak hanya menawarkan prinsip penciptaan kebahagiaan dan ketenangan hidup, melainkan dapat mengubah cara kita memandang serta menjalani kehidupan. Dengan demikian, mari kita mulai menemui kebahagiaan dalam hal-hal sederhana dan menikmati setiap momen dengan penuh kesadaran dan rasa syukur.

Penulis: SF-07

Editor: WI-07

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *