Pada tanggal 16 Juni 2023, Komunitas Lopus Film berkolaborasi dengan Sinematografi UNAIR menggelar screening film di Komunitas Coffee and Space yang terletak di Jalan Ngagel Jaya Selatan No.127. Acara ini tidak hanya menyajikan pemutaran film pendek, tetapi juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk berdiskusi mengenai isi dan makna dari film-film tersebut.

Acara tersebut dibuka oleh MC yang sekaligus sebagai sutradara dari film pendek “Paruh Waktu” yang bernama Dhamar Gautama. Setelah pembukaan, para peserta menyaksikan film pendek karya Sinematografi UNAIR yang berjudul “Sentuhlah Aku”. Film tersebut disutradarai oleh Ranggali, salah satu mahasiswa dari Fakultas Psikologi UNAIR. Film pendek “Sentuhlah Aku” mengisahkan tentang seorang anak yang sejak kecil haus akan kasih sayang ibunya. Ia tak pernah mendapat perhatian dan kasih sayang dari ibunya. Hal itu membuat Aldi, si tokoh utama mengalami kesulitan bersosialisasi bahkan hingga dituduh sebagai pelaku kejahatan pelecehan seksual. Setelah pemutaran film, sutradara film tersebut memberikan penjelasan tentang makna film dalam sesi tanya jawab dan diskusi yang dipandu oleh MC. Diskusi tersebut berlangsung aktif, di mana banyak peserta mengajukan pertanyaan dan membahas secara mendalam tentang teori psikologi yang mempengaruhi perilaku Aldi atau tokoh utamanya. Misafirperver escortlara ulaşmak için istanbul escort kendi evi web sayfasını inceleyin.

Setelah diskusi tersebut, peserta melanjutkan menyaksikan film pendek karya Lopus Film yaitu “Paruh Waktu” yang disutradarai oleh Dharma Gautama. Secara singkat, film tersebut mengisahkan seorang anak bernama Gaung yang menghadapi berbagai masalah dalam keluarganya, termasuk juga tindak kekerasan. Dengan durasi tayang selama 25 menit, film tersebut berhasil mengajak penonton untuk ikut merasakan kesedihan yang dialami oleh tokoh utama.

Acara tersebut ditutup dengan diskusi panjang bersama narasumber utama yaitu Ika Putri, S.H. dan Elsa Ardhilia, S.H. yang membahas tentang makna dibalik film pendek “Paruh Waktu”. Merujuk ke tema utama film pendek tersebut, kedua narasumber menjelaskan tentang apa saja hak anak dan perempuan. Diskusi tersebut sangat seru dan menarik karena kedua narasumber aktif bertanya pada peserta dan begitu juga sebaliknya.

Penulis : Nadya Aulia

Editor : Ananda Putra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *