/Kilas Balik Aplikasi ASA: Wujud Accidental Transformation Akibat Covid-19
Sumber Foto : Istimewa

Kilas Balik Aplikasi ASA: Wujud Accidental Transformation Akibat Covid-19

Dewasa ini, manusia dihadapkan oleh perkembangan dunia digital yang semakin pesat. Tak hanya orang dewasa digitalisasi pun juga merambah ke berbagai usia hingga memengaruhi berbagai aspek kehidupan lainnya. Covid 19 yang menghentikan interaksi langsung antar umat manusia selama hampir dua tahun lamanya, seolah menjadi bahan bakar yang semakin mempercepat arus digitalisasi yang ada. Seiring dengan perkembangan penanganan Covid 19 yang memicu banyak peningkatan positif dalam berbagai sektor. Interaksi sosial yang semula dilakukan melalui berbagai platform digital, perlahan mulai kembali terjalin secara nyata dalam dunia yang nyata pula. Berbagai kegiatan digelar secara tatap muka, mulai dari pengajian, kegiatan jual beli, rangkaian peringatan kemerdekaan yang baru-baru ini digelar, bahkan konser hingga kegiatan diberbagai instansi pendidikan dilakukan secara tatap muka.

Sama halnya dengan instansi pendidikan lainnya yang mulai melaksanakan PKKMB secara tatap muka, Universitas Airlangga pun tidak ketinggalan. Program PKKMB Universitas Airlangga kembali digelar secara tatap muka dan memperkenalkan aplikasi ASA kepada mahasiswa baru.

ASA sendiri merupakan kepanjangan dari Aplikasi Bersama Arek Unair, yang merupakan buatan dari BEM Universitas Airlangga. Secara general, pembuatan aplikasi ASA bertujuan sebagai salah satu alur informasi mengenai segala hal yang berhubungan dengan Universitas Airlangga. Meskipun dalam praktiknya efektivitas dari operasionalisasi aplikasi ini belum bisa dikatakan benar-benar baik, tetapi banyak mahasiswa yang cukup terbantu dengan pemusatan semua informasi melalui aplikasi ini.

“Sebenarnya aplikasi ASA ini sangat membantu karena kita lebih mudah akses tugas kalau ada info apa-apa kan bisa langsung di cek di ASA, Cuma kadang kita mau masuk itu susah, jadi mungkin kedepannya bisa diperbaiki lagi” ujar Pilio Dalius Anderson Wetapo salah satu mahasiswa baru Universitas Airlangga

Namun, dibalik efektivitas operasionalisasi yang masih dinilai kurang ini, aplikasi ASA yang telah diciptakan oleh BEM Unair sebenarnya merupakan wujud dari apa yang dinamakan accidental transformation. Jadi sebenarnya, tanpa disadari pandemi Covid-19 telah mengakselerasi kita untuk maju 5-10 tahun lebih cepat. Aplikasi ASA yang dibuat ini merupakan salah satu contoh kecil inovasi digital, yang harapannya kedepan dapat menularkan serta memberi sumbangan pengetahuan dan wawasan baru untuk mahasiswa yang lainnya. Sehingga, percepatan inovasi digital ini akan memiliki skala yang lebih luas lagi.

Penulis : Sharisya Kusuma R.

Editor   : Primanda Andi Akbar