/Massa Demo Tolak Kenaikan BBM di Surabaya, Lalu Lintas ke Gedung Graha Adi Dialihkan
Sumber Foto : Istimewa

Massa Demo Tolak Kenaikan BBM di Surabaya, Lalu Lintas ke Gedung Graha Adi Dialihkan

Sejumlah mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Graha Adi, Surabaya, Rabu (14/9/22). Demo yang dilakukan oleh mahasiswa dari berbagai universitas di Surabaya bersama Aliansi Rakyat Surabaya (ARAS)  ini terpantau aman dan berjalan dengan lancar.

Massa yang tergabung dalam aksi unjuk rasa kali ini mulai berdatangan di depan gedung Graha Adi sekitar pukul 13.30 WIB. Beberapa mahasiswa juga silih berganti berdatangan dari berbagai kampus hingga sore hari.

“Pemerintah telah menghianati janji-janjinya, dan hari ini kita menyuarakan dihadapan para penguasa bahwa kita tidak akan tinggal diam!”, kata orator ditengah-tengah massa yang melingkar.

Para pengunjuk rasa ini menuntut dan menyatakan sikap mereka untuk dengan tegas menolak pengesahan RKUHP dan kenaikan harga BBM yang dirasa merugikan rakyat. Kebijakan kenaikan harga BBM, disaat harga minyak mentah dunia sedang turun dinilai akan menaikkan angka inflasi. Disisi lain, pemerintah juga tengah memproses aturan yang dinilai anti demokrasi berupa RKUHP. Beberapa pasal kontroversial yang dinilai memberangus demokrasi yakni pasal penghinaan terhadap presiden, lembaga negara yang sah, makar, dan lain-lain. Pasal-pasal tersebut dinilai sebagai pasal yang multitafsir sehingga bisa digunakan sebagai alat untuk membungkam rakyat.

Karena adanya aksi unjuk rasa ini, polisi melakukan pengalihan jalan dari arah jalan Tunjungan menuju jalan Gubernur Soeryo, yang dialihkan dari persimpangan duku. Dengan adanya peralihan ini, arus lalu lintas menjadi terhambat karena jalan yang menjadi pengalihan sempit dan terdapat beberapa galian untuk pembangunan.

“Sempat terjadi kepadatan lalu lintas saat sore hari jam pulang kerja di jalan yang menjadi pengalihan dikarenakan akses jalan yang sempit akibat banyak galian”, kata salah satu polisi yang bertugas di lapangan.

Aksi unjuk rasa ini kemudian menemui akhirnya saat hari sudah mulai menggelap. Massa menutup aksi mereka dengan penyampaian aspirasi yang dibungkus apik melalui drama dan orasi terakhir dari mahasiswa universitas Airlangga.

“Apa yang kita suarakan hari ini tidak akan berakhir sia-sia, karena segala hal baik pasti akan menemukan jalannya”, pungkas orator menutup aksi mereka hari itu.

Penulis : Sharisya Kusuma R.

Editor   : Primanda Andi Akbar