Pengukuhan mahasiswa baru Universitas Airlangga yang diselenggarakan di Airlangga Convention Center, Kamis (1/8). (MERCUSUAR/Cholil)
Reporter : Baitiyah dan Cholillul Rochman Toyyib
Editor : Lailatul Fitriani
Rektor Universitas Airlangga, Prof. Mohammad Nasih memberikan sambutan usai mengukuhkan para mahasiswa baru Universitas Airlangga di Gedung Airlangga Convention Center, Kampus C Unair, Kamis (1/8). Dalam sambutannya, Prof. Mohammad Nasih menyampaikan sekaligus memperingatkan mahasiswa baru mengenai SK Rektor denda bagi mahasiswa yang melanggar etika.
Diketahui, rupanya sanksi dari pelanggaran-pelanggaran tersebut berbentuk denda yang akan ditangguhkan hingga masa pembayaran SPP mahasiswa di semester berikutnya. Adapun bentuk-bentuk pelanggaran etika yang dimaksud, pertama-tama Rektor membicarakan mengenai larangan merokok.
“Kalau ada mahasiswa yang merokok maka mahasiswa tersebut akan kita kenakan sanksi berupa denda. Dendanya tidak perlu dibayar langsung, tapi akan kita ambilkan atau mintakan pada saat tagihan SPP semester berikutnya. Sekali ketahuan merokok, maka SPP semester berikutnya akan nambah, nambah, nambah. SPP pokok ditambah dengan denda karena merokok,” terang Rektor.
Bentuk pelanggaran etika yang selanjutnya berupa pelanggaran lalu lintas di lingkungan kampus serta pelanggaran berupa penggunaan celana jeans sobek-sobek yang dianggap tidak pantas dikenakan untuk kuliah.
“Mereka-mereka yang suka melanggar lalu lintas di lingkungan kampus, misal dengan kuliah boncengan tiga atau pakai celana jeans yang kemudian sobek-sobek dan lain-lain yang tidak ada etikanya, tidak bagus untuk kuliah, yang bersangkutan juga akan kita kenakan sanksi,” imbuhnya.
Tak hanya itu, Rektor juga menyebut mengenai penggalakan larangan membuang sampah plastik, terutama bekas minum yang dianggap termasuk dalam pelanggaran etis. Pelanggaran ini pun akan menyebabkan sanksi berupa penambahan biaya SPP di semester berikutnya.
Dalam usaha penegakan SK Rektor tersebut, Prof. Mohammad Nasih mengatakan bahwa CCTV telah disebar di lingkungan kampus. “Kita sudah sebar CCTV di setiap sudut lokasi kampus. Jangan main-main, kami pantau Anda semuanya. Kalau tidak percaya ya dicoba saja, nanti tiba-tiba uang SPP Anda membengkak,” ujar Prof. Mohammad Nasih di hadapan para mahasiswa baru.
Terakhir, Rektor menegaskan bahwa menjaga etika merupakan kunci sukses dalam menuntut ilmu dan mencapai ilmu yang bermanfaat. Dengan begini diharapkan mahasiswa dapat lebih menjaga dan memperhatikan etikanya ketika menuntut ilmu.