Kolaborasi KKN Unair-ICMC-AIESEC-Karang Taruna Berkomitmen Bawa UMKM ke Pasar Digital

Kolaborasi KKN Unair-ICMC-AIESEC-Karang Taruna  Berkomitmen Bawa UMKM ke Pasar Digital

Kegiatan pelatihan kepemimpinan dan organisasi yang diinisiasi oleh mahasiswa peserta KKN-BBM 59 Unair dan beberapa unsur pemuda lainnya di Aula Kecamatan Gubeng, Surabaya, Sabtu (19/1). (dokumentasi pengirim)

Kiriman: Fandi Achmad

Editor: M. Faisal Javier Anwar

Dalam rangka menginisiasi kegiatan Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Masyarakat (KKN-BBM) 59 yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengabdian Masyarakat Universitas Airlangga, sejumlah mahasiswa Unair menggelar acara pelatihan kepemimpinan dan organisasi bertajuk “Yang Muda Yang Berkarya” di Aula Kecamatan Gubeng, Surabaya pada Sabtu (19/1) sore. Kegiatan ini berkolaborasi dengan berbagai unsur pemuda, diantaranya Indonesian Creative Millenial Community (ICMC), Association Internationale des Etudiants en Sciences Economiques et Commerciales (AIESEC), Karang Taruna Kecamatan Gubeng, dan Kulit Kreasindo sebagai salah satu pelaku UMKM di Surabaya.

Acara ini turut dihadiri ratusan peserta yang terdiri dari pelajar SMA, mahasiswa, dan pengurus Karang Taruna dari berbagai kecamatan di Kota Surabaya.

Koordinator KKN-BBM 59 Universitas Airlangga, Achmad Fikri Fitrananda menjelaskan bahwa tujuan utama acara tersebut ialah membentuk jiwa kepempimpinan dalam merespon tantangan – tantangan dan peluang berwirausaha di era millenial, serta menumbuhkan kesadaran untuk menggunakan produk lokal yang sejalan dengan peran pemuda sebagai trendsetter.

Hal senada juga diutarakan oleh Ketua Pengurus Karang Taruna Kecamatan Gubeng Hutrimas Wimapiguna Sumarjan, “pengembangan UMKM pada masa Revolusi Industri 4.0 penuh dengan tantangan, menumbuhkan kesadaran mengenai tantangan kedepan menjadikan pemberdayaan ekonomi kepemudaan berbasis start up merupakan suatu keharusan.”

Sementara itu,Fajar Cahyadi selaku CEO ICMC menuturkan bahwa saat ini dan kedepannya, ICMC tengah menggarap project yang berfokus pada penyelesaian masalah di berbagai bidang dengan mengedepankan bentuk advokasi yang proaktif, kolaboratif, dan inovatif. Salah satu dari project tersebut berfokus pada pengembangan serta pemberdayaan UMKM berbasis platform digital untuk menjawab tantangan di era Revolusi Industri 4.0.

Di akhir acara, seluruh pihak yang hadir menyatakan komitmennya untuk ikut serta dalam pengembangan dan pemberdayaan UMKM berbasis digital. Hal ini juga sekaligus menegaskan bahwa upaya – upaya yang dilakukan bertujuan untuk mengawal pemberdayaan dan pengembangan UMKM.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *