Rangkaian linimasa yang disusun untuk pemilihan Presiden dan Wakil Presiden BEM Universitas Airlangga kini telah sampai di tahap-tahap terakhir. Suatu agenda bernama Uji Publik telah dilaksanakan pada Kamis (6/3) di Auditorium Ternate Lantai 1 ASEEC Tower, Kampus B UNAIR. Pada tiga hari sebelumnya, Safari Kampus telah diwujudkan sebagai batu pijakan bagi para calon Presiden dan Wakil Presiden BEM Universitas Airlangga 2025. Berbeda dengan Safari Kampus yang memberikan gambaran umum tiap paslon terhadap mahasiswa berdasarkan lokasi kampus yang dikunjungi, Uji Publik memiliki cakupan yang lebih umum dan interaksi antar calon maupun interaksi publik yang lebih luas sehingga dapat memberikan informasi yang lebih dalam tentang program kerja kedua paslon. 

Uji Publik diawali dengan pembukaan yang dilanjutkan dengan doa bersama serta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Airlangga. Setelah itu, acara inti dari Uji Publik dimulai dengan penayangan video masing-masing paslon dan pidato pembukaan oleh kedua paslon. Paslon 01, dengan nama Adhiraya Karsa, menyuarakan misi mereka dalam kata “HEBAT”,  yaitu High Impact Collaboration, Exceptional Student Development, Break Through Movement, Assertive Leadership, dan Targeting Communities Empowerment. Sementara itu paslon 02 dengan nama Lentera Juang, menyampaikan misi mereka dalam kata “SINAR”, yaitu Sinergy, Integrity, Networking, Aspiring, Reaching.

Panelis pertama, yakni Aulia Thaariq Akbar yang merupakan Presiden BEM Universitas Airlangga tahun 2024, mempertanyakan tentang gerakan yang mampu memberikan dampak kepada masyarakat mengenai isu-isu yang belakangan ini marak menjadi perbincangan publik. Masing-masing paslon mengunggulkan program kerja yang telah mereka susun dan saling menanggapi dengan pertanyaan penjelas yang mempertegas jawaban mereka. Panelis kedua, yakni Prof. Hadi Surahman Indra, mempertanyakan tentang peningkatan kesadaran mahasiswa terhadap internasionalisasi dan pemerataannya di lingkungan Universitas Airlangga. Paslon 02 menyatakan bahwa internasionalisasi tidak akan dilakukan dalam lingkup akademik saja. Sementara paslon 01 menjelaskan komitmen mereka dalam peningkatan partisipasi kegiatan mahasiswa dengan program kerja mengenai internasionalisasi.

Selanjutnya, MC memberikan arahan sesi Uji Publik untuk dimulai dikarenakan panelis ketiga yakni Prof. Dr. Elly Munadziroh, drg., M.S., belum hadir pada forum tersebut. Uji Publik memiliki peraturan yang sedikit berbeda dari uji panelis, yakni masing-masing paslon tidak memiliki kesempatan untuk saling menanggapi jawaban paslon lainnya. Uji Publik tersebut dimulai dengan pertanyaan dari Lembaga Pers Mahasiswa Mercusuar Universitas Airlangga yang menanyakan beberapa pertanyaan penting bagi kedua paslon. 

Pertanyaan pertama, yaitu tentang langkah konkret kedua paslon dalam menyadarkan mahasiswa untuk melek terhadap isu politik, terutama di regional Surabaya. Paslon 01 menyatakan BEM Unair sebagai High Impact Collaboration, sementara paslon 02 menekankan program kerja mereka yang bernama “Gerakan Lentera” yang berfokus pada isu politik nasional dan regional Surabaya. Pertanyaan kedua menyangkut kesetaraan, terutama pada program paslon tentang kesetaraan gender dengan dua pertanyaan spesifik yang berbeda untuk tiap paslon, keduanya menjawab pertanyaan tersebut dengan kembali menekankan program kerja yang telah mereka siapkan serta menambahkan pengalaman-pengalaman mereka sebelumnya.

Setelah sesi Uji Publik dengan pertanyaan dari LPM Mercusuar, Prof. Elly Munadziroh, drg., M.S., selaku Direktur DPKKA menanyakan tentang karir pasca kampus yang menekankan CV mahasiswa setelah lulus yang kemudian dijawab oleh kedua paslon dengan mengunggulkan program kerja masing-masing, yakni paslon 01 dengan Career Go dan paslon 02 dengan Lentera Juang.

Sesi inti dari Uji Publik diakhiri dengan tiga pertanyaan dari audiens yang merupakan mahasiswa Universitas Airlangga. Salah satu pertanyaan tersebut datang dari mahasiswa ilmu hukum 2022 yang menanyakan tentang keabsahan dan ketentuan BEM Unair, serta pemahaman kedua paslon tentang peraturan rektor mengenai hal tersebut. Kedua paslon pun menjawab sesuai dengan peraturan rektor yang dimaksud, yaitu UU No. 12 tahun 2011 dengan lima fokus utama yang menjadi dasar peran organisasi mahasiswa. Paslon 01 menambahkan bahwa BEM Unair harus mampu selaras dengan visi misi universitas, sementara paslon 02 menyatakan bahwa mereka merancang grand design sesuai dengan tujuan tahun 2026. 

Kemudian terdapat masing-masing satu pertanyaan yang dapat diberikan kepada salah satu paslon, salah satu mahasiswa ilmu politik 2024 menanyakan tentang surat cuti dan profesionalitas Melvin sebagai calon wapres paslon 01 yang kemudian diberikan penjelasan oleh yang bersangkutan mengenai hal tersebut. Di sisi lain, salah satu mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis 2022 menanyakan tentang langkah taktis implementasi program kerja paslon tersebut sebagai acuan keberhasilan yang dijawab dengan cara pengumpulan menteri dalam kurun waktu tiga bulan sekali untuk evaluasi serta menggunakan indikator keberhasilan kualitatif maupun kuantitatif.

Sesi Uji Publik yang sudah berakhir dilanjutkan dengan Debat Terbuka dengan mekanisme pengambilan map berisi mosi pertanyaan yang dapat diajukan satu paslon ke paslon lainnya. Pada sesi ini, paslon 01 dapat menanyakan pertanyaan dengan mosi internasionalisasi kepada paslon 02. Mereka menanyakan beberapa program kerja paslon 02 yang tidak memiliki perubahan yang disanggah bahwa mereka memiliki beberapa program kerja baru. Sementara itu, paslon 02 berkesempatan menanyakan pertanyaan dengan mosi kebudayaan. Mereka meminta paslon 01 untuk menyebutkan program kerja yang mampu melestarikan kebudayaan secara konkret, kemudian paslon 01 menguraikan beberapa program kerja yang berkaitan dengan kebudayaan dan kembali menekankan tentang High Impact Collaboration.

Setelah melalui sesi Uji Publik yang cukup panjang, agenda ini diakhiri dengan pidato penutup dan sesi dokumentasi. Pada pidato penutup yang diberikan, kedua paslon kembali menekankan secara singkat visi misi dan tujuan mereka, serta berterima kasih pada pihak-pihak terkait dalam pemilihan Presiden dan Wakil Presiden BEM Universitas Airlangga 2025. 

Penulis : Tim Liputan Khusus LPM Mercusuar
Editor : Tim Editor LPM Mercusuar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *