Sumber Gambar: Nadia Hanifan Nabila (Kontributor)

Surabaya, Jumat (28/6) tim mahasiswa Universitas Airlangga yang diketuai oleh Muchamad Adam Wildan dengan anggota Amelia Avril dan Nadia Hanifan dari Fakultas Kesehatan Masyarakat, serta Brendan Muhammad dan Christopher dari Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin menghadirkan inovasi rompi pengatur suhu bernama AUVEST. Inovasi ini diharapkan menjadi terobosan baru di bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) untuk mencegah heat stress dan meningkatkan kenyamanan pekerja.

Heat stress merupakan salah satu bahaya terbesar yang dihadapi pekerja konstruksi. Hal ini dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti dehidrasi, kelelahan, hingga heat stroke yang berakibat fatal.

Berawal dari menyadari bahaya heat stress yang mengintai para pekerja konstruksi, AUVEST hadir untuk mengatasi permasalahan heat stress pada pekerja konstruksi. Rompi ini dilengkapi dengan sistem heating and cooling yang dapat diatur sesuai kebutuhan pekerja. Sistem ini menggunakan baterai Li-Po yang dapat diisi ulang. Rompi ini juga dilengkapi dengan sensor untuk memantau suhu tubuh dan lingkungan sekitar, sehingga sistem heating and cooling dapat bekerja secara otomatis. 

“AUVEST telah melalui tahap pengujian dan terbukti efektif dalam menurunkan suhu tubuh pekerja konstruksi” ujar Brendan salah satu anggota tim AUVEST.

Kehadiran AUVEST diharapkan dapat meningkatkan kepedulian terhadap isu K3 di lingkungan konstruksi. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman bagi para pekerja. Selain itu, AUVEST juga sejalan untuk mendukung tercapainya SDGs poin 8 tentang menjamin keselamatan dan lingkungan pekerja yang aman.

“AUVEST merupakan contoh nyata bagaimana mahasiswa Unair berkontribusi dalam meningkatkan K3 di lingkungan konstruksi. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para pemangku kepentingan untuk terus berinovasi dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan sehat bagi para pekerja,” tutur Rizky Putra Prastio, S.SI., M.T., dosen pembimbing tim AUVEST.

Tim AUVEST optimis bahwa inovasi mereka dapat memberikan dampak positif bagi K3 di lingkungan konstruksi. Mereka berharap AUVEST dapat segera diproduksi massal dan didistribusikan kepada para pekerja konstruksi di seluruh Indonesia.

Inovasi AUVEST menjadi bukti bahwa mahasiswa Unair memiliki kemampuan dan kepedulian untuk menyelesaikan permasalahan di masyarakat. Diharapkan AUVEST dapat menjadi contoh bagi para mahasiswa lain untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam menciptakan masa depan yang lebih baik.

Penulis: Nadia Hanifan Nabila (Kontributor)

Editor: RF-08

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *