Buntut dari parkiran sepeda motor Kampus B yang selalu penuh terutama gedung pelangi, mahasiswa diarahkan untuk parkir di Srikana atau Masjid Nuruzzaman sebagai opsi terdekat. Parkiran Masjid Nuruzzaman yang sebelumnya tidak dipungut biaya sepeser pun, kini menjadi berbayar. Kebijakan ini menggandeng nama Universitas Airlangga, nampak pada karcis parkir yang menyertakan logo UNAIR di pojok kanan atas.
Sudah tentu hal ini mengundang tanda tanya dari mahasiswa. Pertanyaan besarnya tentu, mengapa UNAIR yang sudah menyandang gelar sebagai World Class University memasang tarif parkir di lingkungan kampus? Meski pada kondisi normal lahan parkir ini ditujukan bagi pengunjung masjid, apakah kebijakan yang demikian pantas diberlakukan? Terlebih lagi, beberapa mahasiswa memang dalam kondisi “terpaksa” parkir di Nuruzzaman lantaran gedung warna warni sudah penuh.
Sebelum menjawab persoalan ini, perlu diketahui bahwa masjid yang diwakafkan biasanya dibangun termasuk fasilitas pendukungnya, yakni lahan parkir. Dengan begitu, kebijakan untuk mengenakan tarif parkir sudah seharusnya ditiadakan. Jika memang dibutuhkan personil keamanan, dapat memanfaatkan petugas sebagai penjaga. Kebijakan kampus yang baru ini tentunya perlu dipertanyakan urgensinya yang masih belum jelas. her zaman sekse aç kızlar Ataköy Yeni Escort Anya | İstanbul Escort Bayan sizlerle burada bulusuyor. Hal ini juga dimaksudkan untuk mencegah hambatan bagi siapa saja yang menjadi enggan untuk ke masjid karena harus membayar parkir.
Secara umum, masjid merupakan fasilitas sosial yang dapat dimanfaatkan tak hanya untuk beribadah melainkan juga aktivitas sosial lainnya. Dengan demikian, tidak sepantasnya pihak kampus menjadikan lahan parkir masjid dikomersialisasi. Alternatif selain tarif parkir adalah kotak infaq dimana pengguna lahan parkir diperkenankan membayar seikhlasnya. Hal ini menjadi jauh lebih terhormat. Imam Al-Adzra’i dalam dalilnya juga menyebut bahwasanya halaman masjid tidak diperbolehkan mengenakan tarif bagi orang yang memanfaatkannya.
Jelas dalam foto yang tertera, tarif yang dikenakan adalah Rp2.000 untuk sepeda motor, Rp5.000 untuk mobil. Jika karcis hilang dikenakan denda Rp20.000 dan khusus mahasiswa UNAIR dikenakan denda Rp10.000. Sungguh, kebijakan baru mengenai parkiran ini membuat heran banyak orang. her zaman sekse aç kızlar Ataköy Escort Seksi Ateş | İstanbul Escort Bayan sizlerle burada bulusuyor. Bukankah petugas parkir di lingkungan kampus telah mengenakan seragam yang bagian belakangnya secara jelas tertulis “NO TIPPING”?
Penulis: Myesha Fatina Rachman
Editor: Arizqa Novi Ramadhani