Waktu libur kuliah yang dapat dibilang cukup lama, berbagai Ormada (Organisasi Mahasiswa Daerah) yang ada di UNAIR satu persatu mulai melaksanakan berbagai pengabdian pada daerah asal masing-masing. Tidak terkecuali dengan AMASAKI (Asosiasi Mahasiswa Airlangga Kediri) yang pada Sabtu (5/8) sukses menggelar kegiatan pengabdian masyarakat yang bertajuk Amasaki Goes to School (AGTS). Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja dari Divisi Pengabdian Masyarakat dengan waktu pelaksanaan rutin setiap tahunnya. AGTS tahun ini  berlokasi di Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Hidayatul Mubtadiin yang berada di lereng Bukit Klotok, Kediri Jawa Timur.

Berjarak 8 KM dari pusat kota tidak menjadi jaminan sekolah ini memiliki banyak siswa maupun fasilitas yang memadai. Jumlah siswa Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Hidayatul Mubtadiin yang terbatas membuat kegiatan dapat dilakukan secara intens di satu ruang kelas, yaitu dengan mengumpulkan semua siswa dari kelas satu hingga kelas enam dalam ruangan tersebut. Kegiatan pertama diisi dengan materi yang disampaikan langsung oleh anggota AMASAKI. Melalui pendekatan yang personal dan interaktif, AMASAKI memberikan materi tentang cuci tangan yang benar serta pentingnya makanan bergizi. 

Untuk melihat sejauh mana pemahaman siswa tentang edukasi cuci tangan dan makanan bergizi, AMASAKI juga mengadakan sebuah kuis berhadiah bagi para siswa. Siswa yang bergabung dan berpartisipasi dalam kuis ini dibagi menjadi enam kelompok. Setiap kelompok diberi serangkaian pertanyaan yang bertujuan menguji pengetahuan mereka tentang cuci tangan yang benar dan aspek penting pada makanan bergizi. Kegiatan kuis berhadiah ini ternyata berhasil mendapat antusias dan kesungguhan siswa dalam menjawab pertanyaan. Para siswa juga saling berantusias agar memiliki poin yang lebih unggul daripada kelompok lain. Akhirnya, terpilih tiga kelompok dengan poin paling tinggi sebagai juara. 

Acara diakhiri dengan pemberian hadiah kepada kelompok-kelompok yang berprestasi dalam kuis sebagai bentuk apresiasi atas upaya mereka dalam memahami edukasi kesehatan dan gizi. Selain itu, setiap siswa juga diberi cendera mata berupa alat tulis sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi mereka dalam kegiatan AGTS. Dengan pemberian hadiah dan kenang-kenangan ini, AMASAKI berharap agar para siswa merasa terinspirasi dan semakin termotivasi untuk terus belajar sekaligus menerapkan ilmu dan pengetahuan yang telah mereka pelajari selama ini.

Penulis: Ina Shofiyana

Editor: Fira Ila

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *