Ketika membahas ekonomi dunia, masyarakat pasti sudah tidak asing dengan mata uang dolar AS. Mata uang ini menjadi cadangan penting internasional setelah Perang Dunia Pertama. Sampai saat ini mata uang dolar AS masih mendominasi transaksi pertukaran mata uang di dunia. Berkaitan dengan itu, banyak pihak yang berusaha menyaingi Amerika Serikat dengan membentuk aliansi-aliansi ekonomi seperti, BRICS. BRICS sendiri merupakan kelompok yang berisikan 5 negara, Brazil, Rusia, India, Cina, dan Afrika Selatan. Meskipun BRICS sudah ada sejak 16 Juni 2009, kelompok ini kembali menjadi perbincangan hangat setelah memanasnya konflik antara Rusia dan Amerika Serikat berkaitan dengan perang Ukraina.

Pembahasan ini tentu tidak luput dari perhatian mahasiswa di Indonesia. BEM FEB Universitas Airlangga menjadi salah satu organisasi yang turut memperhatikan isu ini. Dengan tema “Kebijakan BRICS: Apakah Dolar Akan Hilang dari Indonesia?”, Divisi Kastrat (Kajian dan Aksi Strategis) BEM FEB Unair mengadakan BSI atau Bincang Santai Intelektual 1 pada hari Rabu, 24 Mei 2023. Setelah di tahun-tahun sebelumnya acara ini diadakan secara online, tahun ini Kastrat BEM FEB berkesempatan menyelenggarakannya secara offline bertempat di Graha Krida Mahasiswa, acara ini dimulai mulai pukul 10.00 WIB. BSI adalah program kerja tahunan dari Kastrat BEM FEB Unair yang ditujukan untuk mendorong budaya bertukar pendapat dan meningkatkan kepedulian mahasiswa mengenai isu yang diangkat secara santai, serta memberikan kesan nonformal terhadap peserta dalam forum.

Acara diisi oleh tiga narasumber yaitu, Gigih Prihantono, S.E., M.SE selaku Dosen FEB universitas Airlangga dan Pengamat Ekonomi, H. M. Ali Affandi La Nyalla M. M., S.M., M.MT. selaku Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIB) Indonesia Surabaya, Probo Darono Yakti, S.Hub.Int., M.Hub.Int. selaku Dosen FISIP Universitas Airlangga dan Pengamat Isu Pertahanan Stratagem Indonesia. Acara ini dominan diikuti oleh mahasiswa FEB dari Universitas Airlangga. Dalam diskusi ini, moderator membawakan acara dengan mengajukan beberapa pertanyaan yang nantinya akan menjadi bahan pembahasan dalam forum. Pembahasan tentunya berfokus pada tema yang diangkat. Bermacam pendapat dari berbagai sudut pandang diutarakan untuk memetakan dampak dari gerakan ekonomi oleh negara-negara dengan kekuatan ekonomi signifikan yang tergabung dalam BRICS. Acara diakhiri setelah sesi foto bersama dan pemberian plakat penghargaan kepada narasumber sekitar dua jam setelah mulai. Selama acara dapat disimpulkan bahwa tujuan bertukar pendapat dengan suasana santai telah terealisasi, tampak dari pembawaan diskusi yang seperti perbincangan biasa pada umumnya, peserta tidak diharuskan untuk izin jika ingin mengundurkan diri sebelum acara selesai, dan moderator serta narasumber yang sangat proaktif mengajak peserta dalam mengungkapkan opini-opini mereka.

Penulis: Rumaisya Milhan

Editor : Ina Shofiyana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *