sumber foto: LPM Mercusuar

Fakultas Ilmu Budaya UNAIR pada Senin (6/3) hingga hari Minggu (12/3) mengadakan pameran lukisan yang berlokasi di Gedung Fakultas Ilmu Budaya kampus B Universitas Airlangga. Pameran tersebut berkolaborasi dengan Adhicipta Art Community. Tema yang dipilih untuk pameran ini adalah “The Art Rendezvous” yang mempunyai definisi umum mengarah pada “pertemuan”.

Perlu diketahui, acara dilangsungkan bersamaan dengan rangkaian acara Dies Natalis Magister Kajian Sastra dan Ilmu Budaya. Semarak pameran seni “The Art Rendezvous” berlangsung selama sepekan di Fakultas Ilmu Budaya. Puncaknya pada tanggal 11 Maret dan ditutup pada tanggal 12 Maret. Pada pameran ini ada banyak karya dari pelukis ternama Jawa Timur dan sastrawan yang ikut berkontribusi di dalamnya. Selain itu terdapat kegiatan sarasehan dengan pengamat kebudayaan S. Pandji yang menjadi bagian dari serangkaian acara pameran seni ini.

“Sasaran dari acara ini adalah mahasiswa, dosen serta para pemuda untuk memperkenalkan lukisan-lukisan para pelukis agar para generasi muda tertarik untuk mengikuti jejak-jejak pelukis, karena kita merupakan Fakultas Ilmu Budaya yang diharapkan acara seperti ini dapat diadakan rutin beberapa bulan kedepan.” terang Rima, selaku panitia penyelenggara dari pihak fakultas.

Lukisan-lukisan yang ditampilkan di pameran ini beragam jenis dan bentuknya, dapat dipastikan terdapat 23 pelukis yang terlibat dalam pameran tersebut. Acara ini juga dihadiri oleh sastrawan dan pelukis kenamaan Zawawi Imron, yang juga membacakan tiga buah puisi dalam sambutannya. Puisi tersebut antara lain berjudul, “Sungai Kecil”, “Ibu” dan “Zikir”.

“80 tahun Zawawi Imron yang diucapkan oleh dekan, jadi tidak salah saya menghormati kampungnya dekan. Oleh karena itu aku baca puisi  “Sungai Kecil”  yang di dalamnya terdapat kalimat ‘antara Cirebon dan Purwokerto’, lalu yang kedua puisi “Ibu” untuk semua, agar kita merasa nikmat menjadi anaknya ibu, yang ketiga puisi “Zikir” yaitu puisi surealis.” ucap Zawawi Imron.

Serangkaian acara tersebut telah berjalan meriah saat dibuka pada 6 Maret lalu dan dilanjutkan dengan rangkaian acara lain seperti workshop, pelukisan batik secara langsung, fashion show, dan masih banyak lagi.

Selain diadakan untuk merayakan Dies Natalis magister, kegiatan ini juga dibuka dengan tujuan mengenalkan seni lukis bagi para mahasiswa. Tak hanya untuk mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya, tetapi juga mahasiswa di luar fakultas tersebut. “Kita terbuka juga untuk komunitas-komunitas yang dari luar, mahasiswa-mahasiswa yang dari fakultas lain atau dari Universitas lain, kita sangat terbuka” ujar Imam Ghazi selaku ketua panitia.

Di hari pertama pembukaan pameran seni ini dihadiri oleh hampir seluruh tenaga pendidik Fakultas Ilmu Budaya dan anggota-anggota Adhicipta Art Community sendiri. Para mahasiswa yang datang sendiri tak kalah antusias untuk menyaksikan secara langsung pembacaan puisi oleh K.H. Zawawi Imron. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini mahasiswa di Universitas Airlangga, terutama mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya akan lebih tertarik dan bisa mengapresiasi seni lukis maupun sastra itu sendiri.

Penulis: Ameyliarti Bunga Lestari dan Savina Rizki Hamida

Editor: Daffa Amelia Yassa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *