Sumber Gambar: Tim Liputan LPM Mercusuar
Perjalanan Paslon Ketua dan Wakil Ketua BEM UNAIR 2024 dimulai hari ini (4/3). Agenda pertama yang paslon lakukan dimulai dari Safari Kampus. Safari Kampus akan dilaksanakan tiga tahap, yakni Rumpun Kampus A, Rumpun Kampus B, dan Rumpun Kampus C.
Untuk Safari Kampus hari ini dilaksanakan di Hall AMEC Lt. 2 tepat pukul 14.15. Safari Kampus hari pertama ini mencakup Fakultas Kedokteran, Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Kedokteran Hewan, Fakultas Farmasi, Fakultas Keperawatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Fakultas Vokasi Departemen Kesehatan, serta Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam Banyuwangi.
Safari Kampus hari ini dihadiri oleh Pasangan Calon Pertama, yakni Aqil Naufal Rizqullah dari Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin 2020 sebagai Calon Ketua BEM UNAIR dan Calon Wakilnya, Mahesa Dedy Harsono dari Fakultas Hukum 2021.
Paslon nomor urut 1 memaparkan Visi Misi mereka dengan Visi “BEM Unair sebagai episentrum perjuangan mahasiswa yang menjunjung tinggi nilai mritokrasi dan kolaborasi, demi terwujudnya Dwipa Cita Airlangga” mereka juga memaparkan bahwa “Dwipa Cita Airlangga adalah pembimbing kami untuk menciptakan ruang perjuangan mahasiswa”. Misi mereka salah satu diantaranya adalah “Learning and Empowering Oriented Organization, di mana BEM Unair sebagai wadah pembelajaran dan pengembangan bagi mahasiswa termasuk fungsionarisnya”.
Calon Ketua BEM UNAIR 2024 Paslon 1, Aqil Naufal Rizqullah, menyatakan bahwa “Mari kita satukan langkah untuk mewujudkan visi besar kita untuk kemajuan Universitas Airlangga dan juga Indonesia, dan mari kita jadikan Dwipa Cita Airlangga sebagai episentrum perjuangan dan perubahan yang akan membawa kebermanfaatan untuk kita semua. Dwipa Cita Airlangga berjuang bersama menggapai cita”.
Lalu, terdapat Pasangan Calon Kedua, yakni Aulia Thaariq Akbar dari Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik 2020 sebagai Calon Ketua BEM UNAIR dengan Calon Wakilnya, Ricky Rivaldi dari Fakultas Ilmu Budaya 2020.
Calon Ketua BEM nomor urut 02 memberikan gagasannya melalui Visi dan Misi nya. Visi mereka adalah “BEM Universitas Airlangga sebagai organisasi dengan spirit Asa Progresif guna mewujudkan kebermanfaatan nyata bagi Universitas Airlangga maupun Indonesia” dan dalam mewujudkan Visi tersebut Paslon 02 memiliki 5 Misi yang di antaranya adalah “Mewujudkan BEM UNAIR sebagai Transcendent representatif mahasiswa dalam pengadvokasian mahasiswa, kami juga ingin memperluas jejaring sebagai langkah adaptif kami untuk membuka peluang kolaborasi yang berdampak nyata untuk seluruh civitas academica.”
Pada sesi tanya jawab terbagi menjadi dua kategori pertanyaan. Kategori pertama adalah pertanyaan yang diperuntukkan oleh kedua paslon. Pada kategori kedua adalah pertanyaan yang dikhususkan untuk salah satu paslon. Untuk peraturannya sendiri adalah penanya diberikan waktu selama 1 menit untuk mengajukan pertanyaannya, kemudian paslon akan diberikan waktu 1 menit untuk berdiskusi, dan nantinya pemaparan jawaban dari paslon akan berlangsung selama 3 menit.
Pada pertanyaan kategori pertama yang diajukan untuk kedua paslon terjawab dengan lancar dengan satu penanya dan mengikuti aturan sesi tanya jawab yang berlaku. Memasuki pertanyaan kategori kedua, sesi ini khusus untuk pertanyaan yang ditujukan kepada salah satu paslon saja. Untuk paslon 01 memiliki dua penanya dan untuk paslon 02 juga memiliki dua penanya. Pada sesi tanya jawab kategori kedua ini sedikit intens karena pertanyaan yang diajukan cukup membuat para audiens terpukau. Namun, tak jarang pula para penanya kehabisan waktunya untuk memaparkan pertanyaan mereka kepada paslon.
Safari Kampus hari ini diakhiri dengan closing statement yang diberi waktu 5 menit untuk masing-masing paslon memaparkan closing statement–nya. Paslon 01 Aqil-Mahesa mengatakan “Dwipa Cita Airlangga bukan hanya sekedar kata-kata, mari kita bersama mewujudkan Dwipa Cita Airlangga menjadi nyata. Universitas Airlangga memiliki 17 Fakultas dengan rumpun yang berbeda-beda, dan saya rasa jika kita mengolaborasikan keilmuan-keilmuan yang kita miliki maka kita akan bersama menggapai cita”.
Diikuti oleh paslon 02 juga memaparkan closing statement mereka, yakni “Dr. Soetomo bekerja tanpa pamrih, ini menjadi semangat kerja kami, bahwa ketika nantinya BEM Universitas Airlangga kami mempimpin, kami akan meneladani spirit semangat dari Dr. Soetomo tersebut, kami akan bekerja keras tanpa pamrih karena inilah nikmatnya suatu organisasi”. Kemudian dilanjut oleh Calon Wakil Ketua BEM UNAIR 2024 nomor urut 2, “Kami, Asa Progresif hadir untuk mengajak civitas akademika agar nantinya bisa menghargai dua aset tersebut, karena kesehatan menjadi poin perhatian bagi kami,” usai sudah closing statement yang kemudian ditutup dengan sesi dokumentasi.
Penulis: SI-12
Editor: SC-11