“Advaita Airlangga” menjadi nama dari Expo PDB 2023 yang berhasil digelar pada Sabtu (27/5). Expo PDB ini merupakan puncak dari program perkuliahan PDB Mahasiswa angkatan 2022. PDB (Perkuliahan Dasar Bersama) adalah kurikulum yang dirancang Universitas Airlangga untuk meningkatkan nilai-nilai kebangsaan dan ke-UNAIR-an. PDB dilaksanakan selama dua semester. Semester pertama ditujukan untuk meningkatkan nilai kebangsaan mahasiswa, sedangkan pada semester kedua program PDB difokuskan dalam pengembangan nilai-nilai ke-UNAIR-an mahasiswa. Pelaksanaan program ini melatih kerja sama dan kolaborasi antar-mahasiswa melalui integrasi tiga disiplin mata kuliah, yaitu Kemampuan Komunikasi dan Pengembangan Diri, Logika dan Pemikiran Kritis, serta Pengantar Kolaborasi Keilmuan.

Dalam wawancara bersama Dr. Hanik Endang Nihayati, S.Kep., Ns, MKep. selaku Koordinator Expo PDB 2023 serta dosen penanggung jawab mata kuliah Pengantar Kolaborasi dan Keilmuan pada Selasa (30/5), beliau mengatakan bahwa Program PDB tahun ini memfokuskan mahasiswa dengan kurikulum Project Based Learning (PjBL), dimana mahasiswa mempelajari konsep kolaboratif dan partisipatif sebagai hal yang utama. Kurikulum ini mengarahkan mahasiswa untuk membuat proyek dengan harapan bahwa proses pembuatan proyek ini bisa menjadi ruang bagi mahasiswa untuk melatih sikap kerja sama, kolaborasi, serta kepekaan terhadap sosial masyarakat dan lingkungan, yang pada akhirnya akan berkontribusi pada arah tujuan Pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). 

Selama satu semester PDB ini berlangsung, mahasiswa diminta bekerja dalam kelompok untuk merancang dan melaksanakan sebuah proyek dengan metode yang bisa dipilih, diantaranya: Community Empowerment (Pengabdian Masyarakat), Penelitian Sederhana, Project Independent (Proyek Mandiri), dan Kewirausahaan. Hasil dari proyek-proyek yang dirancang dan dilaksanakan ini akan dipamerkan melalui Expo PDB. Expo PDB ini bisa menjadi wadah apresiasi untuk mahasiswa atas proyek yang mereka hasilkan dan harapannya membangun rasa percaya diri serta meningkatkan kompetensi mahasiswa. Dr. Hanik juga menyatakan bahwa hasil dari Expo PDB 2023 ini mungkin memiliki potensi untuk berkompetisi pada tingkat yang lebih tinggi, seperti kompetisi PKM misalnya. 

Expo PDB tahun ini memiliki perbedaan dengan tahun sebelumnya. Pada tahun sebelumnya Expo PDB hanya memamerkan satu proyek dari satu kelompok perwakilan dari setiap kelas. Namun, pada tahun ini semua proyek dari masing-masing kelompok pada setiap kelas dipamerkan. Alasannya agar mahasiswa memiliki jiwa kompetitif dan kelayakan atas proyek mereka. “Wah, kira-kira nanti kalau tau akan seperti ini (dipamerkan semuanya), layak nggak (proyeknya) di-expo-kan? Maka mereka (mahasiswa) akan berlomba bekerja dengan lebih keras lagi, berkolaborasi lebih intens lagi, bagaimana mereka menghasilkan proyek karena notabene semua kelompok memiliki kesempatan yang sama …,” ujar Dr. Hanik. 

Ketika ditanya mengenai pelaksanaan Expo PDB yang berlangsung kemarin, Dr. Hanik menyatakan kepuasannya dengan apa yang dipamerkan mahasiswa, baik dari proyek yang telah mereka kerjakan maupun kreativitas dari mahasiswa seperti penampilan band, solo, dan tari. “Keren sekali, semua mahasiswa kompak, tidak hanya panitia tapi juga peserta. … dan nilai tambahannya lagi adalah bagaimana nanti (kegiatan) ini juga memacu mahasiswa untuk berprestasi sebagai ajang kreativitas mahasiswa. Ini nanti dilanjutkan kepada langkah selanjutnya artinya mungkin memang dari unit kerja yang lain, ya, misalnya Dirmawa begitu, ya. Tetapi paling tidak nilai-nilai ini akan memberikan pondasi kepada mahasiswa, bagaimana mereka akan menjadikan kerja sama dan kolaborasi ini menjadi sebuah habit (kebiasaan),” lanjutnya.

Pernyataan Dr. Hanik pada wawancaranya disetujui oleh Ketua Pelaksana dari Expo PDB 2023, Rachelita Putri. Dalam wawancara yang dilakukan bersama mahasiswa Fakultas Perikanan dan Kelautan angkatan 2022 itu, Rachel menyatakan bahwa pelaksanaan Expo PDB 2023 memberikan manfaat yang baik bagi mahasiswa. Rachelita merasa puas dengan pelaksanaan Expo ini karena panitia telah bekerja keras untuk memastikan agar acara berjalan sesuai dan adil bagi semua pihak terlibat. “Harapan aku sebagai ketua (Expo PDB) di sini adalah semoga apa yang (telah) panitia berikan dan universitas berikan ini tidaklah sia-sia dan juga dapat menjadi saluran berkat bagi orang lain,” ucapnya ketika ditanya mengenai harapan pelaksanaan Expo PDB 2023.

Pada akhir wawancara, Dr. Hanik juga menyampaikan harapannya terkait program mata kuliah dan pelaksanaan Expo PDB 2023, ”(Expo PDB) Harus bisa menjadi sebuah pondasi bagi mahasiswa dalam mengembangkan karakter-karakter yang positif, jadi tidak hanya kemampuan saja. Artinya kemampuan kerja sama dan kolaborasi (mahasiswa) itu juga harus diiringi dengan kemampuan komunikasi yang baik, mampu untuk mengembangkan diri secara positif, dan tentunya mahasiswa UNAIR juga harus excellent. Bagaimana mereka harus mampu untuk berpikir secara kritis dengan salah satu yang menjadi kuncinya adalah kemampuan bagaimana mereka (mahasiswa) mampu bekerja sama dan berkolaborasi. Fantezi yaşamak için istanbul avcılar escort en uygun adres. Ini akan menjadi poin dan karakter yang sangat penting untuk terus senantiasa dikembangkan dan bisa menjadi kemampuan bagaimana mahasiswa terus meningkatkan partisipasi dan pemecahan masalah-masalah sosial di masyarakat … menjadi ilmu yang bermanfaat (dan) tentunya juga menjadi diri yang bermartabat.” Pungkas Dr. Hanik mengakhiri wawancara. 

Penulis: Mega Putri Mahadewi

Editor : Ananda Putra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *