Tagar Twitter, Pengujung UFO FISIP 2020

Tagar Twitter, Pengujung UFO FISIP 2020

(Gambar: Dokumen pribadi Panitia UFO)

United Fisip Orientation (UFO) ditutup pada Senin (30/11). Ospek fakultas oranye yang sebelumnya direncanakan berlanjut secara offline hingga Bulan Februari itu akhirnya dibatalkan. Pembatalan dilakukan lantaran pihak kampus belum mengeluarkan peraturan tertulis secara pasti terkait pelaksanaan kuliah tatap muka.

“Mengingat kita belum tau kapan kuliah akan dilaksanakan secara offline, sementara kita perlu menjaga tensi agar penanaman nilai bisa diberikan secara masif,” Ujar Fety Vanda Yunita, selaku ketua UFO FISIP Unair 2020.

Sebagai pengujung dari rangkaian UFO, panitia menginisiasi pengadaan simulasi aksi yang digencarkan melalui tagar #KawalPTNBHUNAIR. Tagar itu sempat masuk dalam deretan ke lima trending topic Twitter.

Fety, Mahasiswa Ilmu Komunikasi itu mengatakan, tujuan dilakukannya simulasi aksi melalui tagar Twitter yakni untuk menuntut optimalisasi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH).

“Tujuannya ini untuk menuntut optimalisasi PTNBH, selain itu juga ini upaya kita untuk memberikan wadah bagi maba utk simulasi aksi,” ujarnya saat dihubungi pada Senin (29/11).

Selain itu, lanjut Fety, kegiatan roleplay dan simulasi aksi dalam rangkaian UFO diharapkan dapat membentuk cara berpikir kritis mahasiswa FISIP terhadap isu-isu sosial mauoun politik, khususnya dalam merangkul masyarakat.

Diketahui, pelaksanaan UFO telah berlangsung sejak September lalu dan wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa  FISIP angkatan 2020 secara daring. Sedangkan acara penutupan diisi dengan beberapa sambutan, awarding dan manajemen forum (roleplay) yang disebut Fety sebagai langkah penguatan berpikir kritis mahasiswa baru.

“Dimulai dari pendalaman peran mahasiswa baru. Roleplay diisi oleh mahasiswa dan beberapa teman dari panitia yang berperan sebagai pihak rektorat. Jadi, di situ terjadi sebuah dialektika antara mahasiswa baru dan panitia yang berperan sebagai rektorat,” pungkas Fety.


Penulis: Primanda Andi Akbar
Editor: Risma D.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *