Jelang Pemira Fakultas, Mekanisme E-Voting jadi Rencana

Jelang Pemira Fakultas, Mekanisme E-Voting jadi Rencana

(Sumber gambar: psikologi.unair.ac.id)

Pemilihan Umum Raya (Pemira) Badan Legislatif Mahasiswa (BLM), Dewan Legislatif Mahasiswa (DLM), dan Ketua-Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) fakultas periode kepengurusan 2021 akan segera dilangsungkan.

Pemira akan digelar dalam waktu dekat yakni di bulan November hingga Desember 2020 mendatang. Rencana tersebut dibahas dalam pertemuan yang dihadiri Ketua BLM dan BEM seluruh fakultas, anggota DLM, Ketua-Wakil Ketua BEM Unair 2020 dan 2021, turut dihadiri pula Direktur Kemahasiswaan (Dirmawa) serta Direktur Sistem Informasi Unair.

“Dari Dirmawa mengimbau November-Desember. Apabila tidak cukup akan ditolerir hingga Januari 2021,” sebut Risyad, Wakil Ketua BEM Unair 2021 saat dihubungi, Senin (02/11).

Dalam pertemuan yang berlangsung pada Minggu (01/10) melalui Zoom Meeting itu, dibahas beberapa poin terkait pelaksanaan Pemira. Pertama, Pemira akan diselenggarakan melalui sistem daring dengan mekanisme E-Voting.

“Iya, ini serentak untuk seluruh fakultas. Dan wajib diselenggarakan dengan E-Voting mengingat imbauan pemerintah dalam agenda melawan pandemi,” terangnya melalui pesan WhatsApp

Pembahasan lainnya yakni terkait koordinasi persiapan dan kesiapan masing-masing fakultas, termasuk kendala dan kebutuhan fasilitas yang perlu disediakan kampus.

“Sharing informasi guna saling belajar satu sama lain terkait sistem yang digagas di masing-masing fakultas,” tuturnya.

Risyad mengatakan, Direktur Sistem Informasi dan universitas akan berkoordinasi dengan pihak fakultas untuk memberikan bantuan terkait pelaksanaan E-Voting.

“Di sini Dirmawa sifatnya memberikan imbauan, sharing, dan berusaha untuk mewadahi kebutuhan mahasiswa,” imbuh Risyad.

Mahasiswa Ilmu Politik itu menegaskan, guna menjangkau seluruh mahasiswa Unair, pelaksanaan sistem pemilihan umum dengan mekanisme E-Voting perlu dilakukan. Hal itu mengingat Pemira merupakan ajang kontestasi pemilihan raya seluruh fakultas yang wajib diikuti seluruh mahasiswa di setiap fakultas.

“Tentunya diusahakan untuk e-voting dapat menjangkau seluruh mahasiswa Unair. Segala kemungkinan permasalahan yang nantinya timbul melalui sistem ini semaksimal mungkin untuk ditanggulangi. Maka dari itu koordinasi dari Ormawa, penyelenggara pemilu (KPU-M), fakultas, hingga universitas mulai dijalankan sejak kemarin,” jelas Risyad.

Kendati masih rencana, namun terkait segala bentuk kesepakatan sah atau tidaknya pelaksanaan Pemira fakultas dengan mekanisme E-Voting, Risyad menyebut Dirmawa mengembalikannya kepada perwakilan mahasiswa dan Ormawa.

“Menyoal kesepakatan-kesepakatan, sebetulnya Dirmawa mengembalikan segala sesuatunya kepada mahasiswa dan Ormawa yang bersangkutan,” tutupnya mengakhiri.


Penulis: Risma D.
Editor: L. Fitriani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *