Soal Transparansi, Kedua Paslon Tunjuk Akun Instagram Resmi

Soal Transparansi, Kedua Paslon Tunjuk Akun Instagram Resmi

(Sumber gambar: Akun instagram resmi MPM dan Pasangan Calon Ketua-Wakil Ketua BEM Unair 2020)

Zulfa Zahara, mahasiswa Fakultas Hukum (FH) melempar pertanyaan terkait transparansi proses pemilihan Ketua dan Wakil Ketua BEM Unair 2020. Kedua pasangan calon (paslon) seragam menjawab agar mahasiswa melihat proses berlangsungnya pemilihan melalui akun Instagram resmi Majelis Perwakilan Mahasiswa (MPM) dan akun Instagram tim pemenangan masing-masing paslon.

Pada salah satu sesi tanya jawab termin 2 Sholeh mendapat kesempatan untuk menjawab pertama.

“Terkait meyakinkan itu kan letaknya di hati, tetapi sebelumnya harus diletakkan di kepala masing-masing,” ujar Sholeh melalui Zoom Meeting pada Selasa malam (20/10).

Sholeh menyebut, untuk mengetahui visi-misi dan rangkaian grand desain yang lebih lengkap mahasiswa dapat mengaksesnya melalui akun Instagram MPM dan akun resmi tim pemenangan Sholeh-Bobby.

“Bisa dipantau di akun resmi MPM, sedangkan untuk mengetahui visi-misi dan grand desain kami yang lebih lengkap bisa dilihat di akun instagram kami, Sobat Airlangga. Terkait kebutuhan mahasiwa kita cantumkan secara tegas di grand desain. Banyak, ada 8 program unggulan dan 3 program kualitas,” paparnya.

Sholeh menekankan terkait proses transparansi tidak ada yang perlu diragukan, sebab akses melalui media sosial sudah cukup memberi kebebasan bagi siapa saja yang ingin mengaksesnya.

“Terkait transparansi itu sebenarnya bisa diakses secara bebas melalui akun media sosial, dan teman-teman persma saya rasa juga sudah merangkai pemberitaan terkait pemilihan ini,” ucap Sholeh.

Menambahkan jawaban Sholeh, Bobby mengatakan apabila terpilih, dirinya dan pasangannya itu akan mengimplementasikan visi-misi dan program kerja, terutama program kerja darurat pandemi.

“Kami Sholeh dan Bobby siap untuk hadir sekaligus bersedia sebagai tempat keluh mahasiswa bahwa BEM Unair hadir, dan jika kami terpilih kami akan mengimplementasikan visi-misi kami dan program kerja ungggulan kami, khususnya program priotitas di masa pandemi itu yang kami dahulukan,” terang Bobby

Paslon 2  diawali oleh Chaq menegaskan kepada seluruh mahasiwa untuk mengoreksi terlebih dahulu segala bentuk informasi dan sumber yang dijadikan sebagai rujukan dalam menilai sesuatu.

“Kalau kita berbicara kepercayaan itu pengetahuan yang tersubjektifikasi. Oleh karena itu, ketika temen-temen mendapatkan informasi tentang suatu hal harus dikoreksi dulu,” tutur Chaq.

“Kami membawa tagline airlangga dekat, silahkan melihat profil kami dulu, justifikasi secara objektif. Selain itu, ada booklet yang bisa diakses di akun media sosial atau kolom instagram kami,” imbuhnya.

Sebagai pungkasan, Risyad menyoroti kontestasi pemilihan Ketua dan Wakil Ketua BEM Unair yang dilangsungkan mendadak lantaran masih dalam situasi pandemi. Sehingga, dirinya berujar dengan kondisi itu, transparansi proses pemilihan dilakukan dengan memaksimalkan media sosial.

“Saya ingin menyoroti bagaimana kontestasi BEM Unair tahun ini, kondisi ini sangat mendadak, tetapi dengan keterbukaan dengan teman-teman semuanya, kepercayaan dari MPM, LPM, dan yang lain itu, saya rasa sudah benar-benar transparan,” jelas Risyad pada beberapa detik terakhir kesempatan menjawab.

Penulis: Risma D.
Editor: Risma D.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *