Safari Kampus Rumpun Kesehatan, Paslon Disinggung Penerapan Excellent with Morality

Safari Kampus Rumpun Kesehatan, Paslon Disinggung Penerapan Excellent with Morality

Kedua pasangan calon saat menjawab pertanyaan dari mahasiswa rumpun Kesehatan pada Safari Kampus hari pertama, Senin (19/10) (Mercusuar/Ammay)

Senin (19/10), berlangsung kegiatan Safari Kampus Calon Ketua dan Wakil Ketua BEM Unair 2020. Sesuai jadwal yang ditentukan Panitia Pemilihan Ketua-Wakil Ketua (PPK) BEM Unair 2020, hari pertama diperuntukkan kelompok fakultas rumpun kesehatan. Dibagi ke dalam dua termin, pertanyaan demi pertanyaan muncul.

Pada termin 1 Sholeh-Bobby dan Chaq-Risyad mendapat pertanyaan terkait penerapan moto Unair “Excellent with Morality” diterapkan ke dalam program kerja dari visi-misi yang telah dipaparkan. Pertanyaan datang dari mahasiswa Fakultas Farmasi (FF), Calvionita.

“Bagaimana pasangan calon mengimplementasikan moto Excellent with Morality ke dalam program kerja yang akan diusung?” tanyanya.

Menanggapi pertanyaan itu, paslon 1 mendapat kesempatan pertama merespon. Untuk menerapkan moto Excellent with Morality, Sholeh mengatakan akan mengelola keberagaman yang ada melalui program kerja Seri Dialog Lintas Iman dan Budaya yang telah disebutkan dalam presentasinya di awal pemaparan.

“Kami akan mencoba melalui seri dialog Lintas Iman dan Budaya. Mengapa? Karena, toleransi merupakan satu hal yang tidak bisa final, jadi harus dipraktikkan,” sebut Sholeh melalui pertemuan daring di Zoom Meeting.

“Itu bentuk komitmen kami untuk memberi kesadaran dan pemahaman bagi mahasiswa-mahasiswa yang ada di Unair untuk penerapan nilai-nilai Excellent with Morality,” tambahnya.

Sebelum waktu tiga menit untuk menjawab yang diberikan habis, Sholeh melempar kesempatan kepada wakilnya, Bobby. Bobby menjelaskan bahwa output dari moralitas adalah kemanusiaan. Lagi-lagi, Bobby menyinggung salah satu program kerja yang dipaparkan sebelumnya.

Program kerja yang diusung yaitu WCU (Wong Cilik Unair). Dalam pemaparannya, WCU terdiri dari para pekerja honorer kampus dan pedagang-pedagang kecil yang turut berkontribusi di lingkungan kampus Unair.

“Pedagang kampus Unair yang berkontribusi di sana, kita harus membangun semangat kolektivitas dan solidaritas terutama dengan kaum marginal. Kita berkeadilan dan berkemanusiaan, atas itulah asas Excellent with Morality itu ada,” tegasnya.

Berbeda halnya dengan paslon 1 yang menjelaskan moralitas dari segi kemanusiaan, Chaq menjelaskan bahwa moralitas tidak hanya berbicara mengenai satu aspek. Banyak hal yang diperhatikan dalam prinsip moral.

“Hewan, lingkungan, flora, semuanya masuk dalam prinsip moralitas,” jelas Chaq.

“Moralitas tidak hanya berbicara mengenai kemanusiaan. Contohnya jika kita lihat, banyak sekali kucing-kucing berkeliaran, kemudian dibuang di FKH, di kantin FIB, itu kan banyak. Menyayangi binatang itu termasuk dalam prinsip moralitas,” tuturnya.

Dalam pelaksanaan pemikiran dan ide itu, Chaq menyebut akan membentuk komisi ad hoc.

“Jadi nanti kami akan membentuk komisi ad hoc, hal-hal yang berkaitan dengan moralitas termasuk dalam salah satu aspek untuk menyusun program kerja dan kebijakan ke depan,” jelas Chaq.

Selanjutnya, Chaq mengatakan akan menyelaraskannya dengan program kerja yang telah dibentuk melalui pemikiran desain Current Development, Student Need, Student Interest, Technological Advances, dan University Existence.

“Dalam mewujudkannya, kita tetap memperhatikan 5 aspek tadi, maka program-program kerja yang harus kita wujudkan harus selaras dengan aspek moralitas,”

Dalam kesempatan terakhir untuk menjawab pertanyaan terkait moto, Risyad meyakinkan bahwa program kerja yang diusung dapat mengcover dan merepresentasikan moto Excellent with Morality.

“Kita ingin membangun episentrum pergerakan melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi. Saya yakin setiap program kerja yang kita jadikan program unggulan tetap berdasarkan itu. Berdasarkan minat mahasiswa, ada hal-hal yang sudah mencerminkan Excellent with Morality,” pungkas Risyad.

Sesi Tanya jawab termin 1 dan 2 berakhir pada pukul 21.02 WIB dan akan dilanjutkan dengan kegiatan Safari Kampus hari kedua pada Selasa (20/10) untuk fakultas kelompok rumpun Humaniora.


Penulis: Risma D.
Editor: Risma D. 

One thought on “Safari Kampus Rumpun Kesehatan, Paslon Disinggung Penerapan Excellent with Morality

  1. saya melihat artikel lain terkait safari kampus mencantumkan nama penanya dari topik yang dibahas dalam artikel, namun untuk topik ini tidak dicantumkan. mohon untuk diseragamkan dan diberi informasi yang jelas, detail, dan akuntabel supaya tidak ambigu dan memicu hoaks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *