Menyoal UTS Online, Dirmawa Unair: Keputusan Kembali ke Fakultas Masing-Masing

Menyoal UTS Online, Dirmawa Unair: Keputusan Kembali ke Fakultas Masing-Masing

(Credit : Google by suara.com)

Reporter : Lailatul Fitriani
Editor : Annisa Fitriani

Menyusul penetapan status pandemi virus corona atau COVID-19 oleh World Health Organization (WHO), berbagai langkah antisipasi dan kewaspadaan dilakukan guna mencegah penyebarannya. Menyikapi hal tersebut, beberapa perguruan tinggi mengeluarkan kebijakan kuliah online atau e-learning hingga ujian berbasis daring.

Menanggapi kebijakan tersebut, tim LPM Mercusuar menghubungi Direktur Kemahasiswaan (Dirmawa) untuk menanyakan sikap Unair merespon kebijakan yang diterapkan beberapa kampus tersebut.

Hadi Subhan menyebut Unair telah mengeluarkan surat edaran Panduan Kewaspadaan dan Pencegahan Corona Virus (COVID-19) bagi Sivitas Akademika dan Unair dan Tamu pada 3 Maret lalu.

“SOP ini merupakan panduan umum, sehingga masing-masing fakultas bisa mengaturnya lebih teknis lagi. Ini seperti di FH sudah diatur,” tuturnya via whatsapp pada hari ini, 14 Maret.

Melansir dari Suara Surabaya, Universitas Airlangga (Unair) mengeluarkan kebijakan pembatasan kegiatan sivitas akademika mulai Senin (16/3) sampai dua minggu ke depan. Hal itu berakibat pada pelaksanaan Ujian Tengah Semester (UTS) yang dilakukan secara online.

Hingga berita ini ditulis, beberapa fakultas telah mengkonfirmasi penerapan UTS online baik melalui surat edaran Dekan maupun informasi dari BEM, di antaranya FH, FIB, dan FF.

Catatan Redaksi

Selalu jaga perilaku hidup bersih dan sehat. Terkait pencegahan umum dapat dibaca di edaran Panduan Kewaspadaan dan Pencegahan Corona Virus (COVID-19) bagi Sivitas Akademika Unair dan Tamu. Untuk informasi lebih lanjut terkait penanganan COVID-19 di Unair dapat diakses pada hotline: +62 31 591 5551.
Anda juga bisa memeriksakan diri ke Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA) yang menyediakan unit layanan khusus bagi seluruh civitas Unair atau Pusat Layanan Kesehatan (PLK) Unair [Whatsapp: +62 813 3150 6574] apabila menunjukkan gejala atau membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *