Lelaki yang Kepalanya Dihargai 10.000 USD

Lelaki yang Kepalanya Dihargai 10.000 USD

(Credit: WeHeartIt)

Oleh : Amelia Rahima

Aku tahu laki-laki itu. Laki-laki itu berambut gondrong, bermata merah, dan berpakaian lusuh. Ia muncul di mana-mana, membuat kegaduhan hingga diliput stasiun tv dan koran harian, bahkan lelaki itu membuat Presiden Amerika murka.

Kemunculan pertamanya sekitar tiga minggu lalu pada hari Rabu. Aku tahu dari video amatir yang viral di internet. Dalam video itu, ia beraksi di taman bermain terbesar se-Asia Tenggara. Di sana ia berteriak tidak jelas dan memporak-porandakan semua barang yang di dekatnya. Tidak tanggung-tanggung, bahkan komidi putar dapat terbakar karena ulahnya. Petugas keamanan juga babak belur dibuatnya. Ketika polisi datang, ia sudah kabur entah ke mana.

Kemunculannya yang kedua terjadi dua minggu lalu pada hari Rabu. Ia beraksi di salah satu stasiun televisi  swasta. Seperti sebelumnya, ia berteriak dengan bahasa aneh dan menghancurkan apa saja di sekitarnya. Apapun yang berada tidak jauh darinya pasti hancur tak berbentuk–kamera, meja, kursi, properti film, bahkan puluhan aparat keamanan yang mencoba menghentikannya. Seperti sebelumnya juga, ketika polisi datang ia sudah pergi entah ke mana.

Stasiun televisi tersebut sempat merekam ulahnya sehingga rekaman kejadian itu menjadi headline berita di mana-mana, kajadian tersebut lagi-lagi viral. Meski begitu lelaki itu tak kunjung juga ditemukan.

Keviralannya membuat heboh seisi negeri. Video reaction atas aksinya bertebaran di internet. Ada yang mengatakan bahwa lelaki itu datang dari masa depan dan sedang memberi peringatan, ada yang mengatakan lelaki itu korban percobaan yang gennya bermutasi dan berhasil keluar dari laboratorium penelitian, ada yang mengatakan lelaki itu antek Cina, agen rahasia, hingga alien.

Aku sih tertawa saja mendengarnya. Lucu sekali teori konspirasi dan opini yang beredar. Bahkan ada yang memprediksi bahwa minggu depannya lagi di hari Rabu lelaki itu akan muncul kembali.

Aku tersedak ketika mengetahui ramalan netizen benar adanya lewat berita di televisi. Lelaki itu muncul di hari Rabu sesuai dengan ramalan netizen. Kali ini bertempat di Kedutaan Besar Amerika Serikat. Skenarionya sama seperti dua kali aksi sebelumnya, hanya saja kali ini ditambah sebuah ledakan besar. Lima orang tewas karena ledakan itu, puluhan lainnya terluka parah. Beruntung Duta Besar Amerika Serikat tidak tewas dan hanya terluka parah.

Kejadian tersebut menjadi berita besar. Semua koran, televisi, dan portal berita menjadikan kejadian itu sebagai headline mereka. Ketakutanpun merajalela, harga saham jatuh, dan hubungan bilateral dengan Amerika Serikat memburuk. Apalagi lelaki itu belum ditangkap hingga kini. Bertambah murkalah Presiden Amerika Serikat–Mr. T–ia bahkan menjanjikan hadiah 10.000 USD untuk kepala lelaki tersebut.

Setelah kejadian tersebut, pemerintah memperkuat keamanan tempat umum. Di mall, taman bermain, kedutaan besar, istana negara, gereja, masjid, dan di tempat umum lainnya terlihat polisi bersenjata lengkap. Pemerintah tak mau kecolongan lagi. Muka negeri di pertaruhkan di hadapan negara-negara lain apabila sampai kecolongan. Presiden J yang biasanya berwajah tenang bahkan sampai terlihat marah-marah saat turun langsung mengontrol keadaan.

Hari ini, Rabu di Minggu keempat tidak ada kejadian apa-apa. Ketika matahari mulai terbenam, kelegaan sedikit nampak dari wajah orang-orang. Semakin beranjak malam, lebih legalah mereka. Hingga hari berganti, lelaki itu belum melakukan aksi apa-apa. Akhirnya semua orang dapat tidur nyenyak ketika dini hari.

Keesokan harinya aku melihat keramaian di depan gedung kantorku. Sepertinya ada kasus bunuh diri. Siapa bajingan yang bunuh diri dari atap gedung kantorku? Bikin seram saja!

Ketika mendekat, aku menutup mulutku karena terkejut. Tidak, ini lebih dari mengejutkan. Aku bahkan sampai mengucek kedua mataku untuk memastikan apa yang kulihat. Ternyata aku tidak salah lihat. Ia adalah lelaki itu. Lelaki yang kepalanya dihargai 10.000 USD melompat dari atap gedung kantorku!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *