Usai Diguyur Hujan Dua Jam, Kampus B Kebanjiran

Usai Diguyur Hujan Dua Jam, Kampus B Kebanjiran

Kondisi Jalan Airlangga, depan Kampus B Unair pada Jumat malam (31/1) (sumber: MERCUSUAR/Ammay)

Reporter: Rizma Ammay

Editor: Annisa Fitriani

Usai diguyur hujan selama kurang lebih dua jam pada Jumat sore (31/1) kemarin, Area Kampus B Unair dan sekitarnya mengalami banjir. Banjir yang menggenang di area kampus menyebabkan sebagian mahasiswa tetap bertahan dan beberapa kendaraan sempat mogok.

Ajeng, salah satu mahasiswa Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) mengaku sepeda motor yang dikendarainya mengalami mogok ditengah-tengah genangan air saat pulang dari Kampus C dan hendak melintasi Jalan Dharmawangsa. Beberapa mahasiswa juga ikut membantu pengendara sepeda motor yang kendaraannya mengalami mogok.

“Tadi sempat nyari jalan sampai sini. Sempet mogok juga, dan untungnya dibantu beberapa teman-teman mahasiswa Unair Kampus B yang ikut mendorong motor saya tadi,” ungkapnya.

Hujan deras yang berlangsung sekitar kurang lebih dua jam dan berujung banjir itu mengharuskan petugas keamanan turun, hingga air sedikit demi sedikit kembali surut.

“Hujan dari pukul empat sore lewat tiga puluh menit sampai enam sore lewat tiga puluh menit. Sekarang airnya sudah lumayan surut, tadi masih cukup tinggi,” ungkap Hendik, salah satu petugas keamanan pos 1 Kampus B Unair.

Lebih lanjut, banjir kali ini disebutnya sebagai banjir terparah dari banjir biasanya selama musim hujan yang dimulai sejak akhir 2019 kemarin.

“Iya, genangannya memang paling tinggi dari biasanya selama musim hujan kali ini,” imbuhnya.

Menurutnya, dari beberapa titik di kampus B, banjir yang paling parah terjadi di area Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) hingga depan Gedung Fakultas Farmasi lama, dan jalan yang berada di depan Fakultas Psikologi. Hal itu disebabkan karena posisinya yang jauh lebih rendah dari pada titik-titik yang lain.

“Kondisi yang agak parah di area Fisip hingga Farmasi, kemudian di sekitar Psikologi, itu cukup parah,” ujarnya.

Menurut beberapa mahasiswa yang hingga larut malam masih bertahan di Kampus, banjir surut beberapa jam kemudian setelah hujan mulai mereda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *